evaluasi penerapan strategi multimodal terhadap pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian pnfeksi di rumah sakit wilayah sulawesi barat: studi mixed methods = evaluation of multimodal strategy implementation of infection prevention and control programs in hospitals in west sulawesi: a mixed methods study


SARI, SANTI (2025) evaluasi penerapan strategi multimodal terhadap pelaksanaan program pencegahan dan pengendalian pnfeksi di rumah sakit wilayah sulawesi barat: studi mixed methods = evaluation of multimodal strategy implementation of infection prevention and control programs in hospitals in west sulawesi: a mixed methods study. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
R012231019-KI8O5QHqRf6NLT3e-20250504100540.jpg

Download (302kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
R012231019-1-2.pdf

Download (854kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
R012231019-dp.pdf

Download (171kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
R012231019-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 29 April 2027.

Download (10MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang: Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) merupakan kunci utama peningkatan mutu pelayanan kesehatan di rumah sakit. PPI adalah upaya pencegahan infeksi terhadap petugas, pasien, maupun pengunjung rumah sakit. Tujuan: Mengevaluasi penerapan strategi multimodal PPI di rumah sakit wilayah Sulawesi Barat secara kuantitatif dan kualitatif. Metode: Evaluasi strategi multimodal menggunakan desain embedded mixed methods di lima rumah sakit wilayah Sulawesi Barat. Jumlah responden tahap kuantitatif sebanyak 288 orang perawat pelaksana dan tahap kualitatif partisipan sebanyak 31 orang (ketua komite PPI, IPCN, IPCLN dan anggota komite PPI) yang berasal dari lima rumah sakit. Instrumen data kuantitatif diperoleh dari kuesioner, laporan evaluasi program PPI, dan skor Infection Prevention and Control Assessment Framework at The Facility (IPCAF). Data kualitatif diperoleh melalui Focus Group Discussion (FGD) di tiap rumah sakit (lima rumah sakit). Data dikumpulkan dari Juli hingga September 2024, data kuantitatif dianalis menggunakan uji Kruskal Wallis dan data kualitatif menggunakan open code 4.03. Hasil: Penerapan strategi multimodal hasil kuesioner persepsi perawat pelaksana berjalan efektif dengan skor 92,59%-100% (p=0,986), namun pada laporan tahunan komite PPI didapatkan hasil capaian belum efektif, sedangkan nilai IPCAF didapatkan skor 385-732,5 dari 800. Kegiatan FGD dengan lima komite PPI menghasilkan lima tema utama penerapan strategi multimodal yaitu ketidaksinambungan sarana, pelatihan tidak terstruktur, kurangnya tindak lanjut monitoring, kurangnya studi kasus HAIs, dan dukungan manajemen yang terbatas. Kesimpulan: Temuan ini menunjukkan pemahaman mendalam mengenai pelaksanaan strategi multimodal, capaian program PPI, implementasi dan tantangan yang dihadapi rumah sakit dalam pelaksanaan program PPI. Penelitian di masa mendatang disarankan untuk mengevaluasi pelaksanaa program PPI dengan menyertakan analisis biaya dan manfaat sebagai dasar efektivitas biaya yang mendalam kepada pihak manajemen rumah sakit.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: strategi multimodal; pencegahan dan pengendalian infeksi; mixed methods; ipcaf
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Ilmu Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Dec 2025 05:41
Last Modified: 22 Dec 2025 05:41
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51902

Actions (login required)

View Item
View Item