Pengaruh Positioning dan Slow Stroke Back Massage (SSBM) Terhadap Skala Nyeri dan Rentang Gerak Bahu Pada Pasien Stroke di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan = The Effect of Positioning and Slow Stroke Back Massage (SSBM) on Pain Scale and Shoulder Range of Motion in Stroke Patients


NALA, SRI ` (2025) Pengaruh Positioning dan Slow Stroke Back Massage (SSBM) Terhadap Skala Nyeri dan Rentang Gerak Bahu Pada Pasien Stroke di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan = The Effect of Positioning and Slow Stroke Back Massage (SSBM) on Pain Scale and Shoulder Range of Motion in Stroke Patients. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
R012231004-SaEGq02pzOLKAwby-20250418154423.png

Download (42kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
R012231004-1-2.pdf

Download (271kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
R012231004-dp.pdf

Download (264kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
R012231004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 March 2027.

Download (5MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK SRI NALA. Pengaruh positioning dan slow stroke back massage (SSBM) terhadap skala nyeri dan rentang gerak bahu pada pasien stroke (dibimbing oleh Rosyidah Arafat dan Elly L. Sjattar). Latar belakang. Stroke merupakan penyebab utama kecacatan secara global dan menempati peringkat kedua dalam penyebab kematian. Nyeri bahu adalah salah satu masalah yang timbul sebagai komplikasi pada individu yang mengalami stroke. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh positioning dan Slow Stroke Back Massage (SSBM) terhadap skala nyeri dan rentang gerak bahu pada pasien stroke. Metode. Desain penelitian ini menggunakan quasi-experimental studies dengan repeated measures, enam puluh responden dibagi menjadi dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Data dikumpulkan dari Juni hingga September 2024 dan dianalisis menggunakan Independen sample t-test, mann-withney, wilcoxon, paired t-test. Hasil. Hasil analisis statistik mendapatkan bahwa kelompok intervensi menunjukkan penurunan nyeri bahu yang signifikan dengan p value = 0.000, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan dengan p value = 0.996. Begitu pula pada rentang gerak bahu yang menunjukkan perbedaan signifikan pada kelompok intervensi dengan p value = 0.000, sedangkan kelompok kontrol tidak menunjukkan perubahan signifikan dengan p value = 0.999. Kesimpulan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa positioning dan pijat SSBM memiliki pengaruh yang signifikan terhadap pengurangan nyeri bahu dan peningkatan rentang gerak pada pasien pascastroke dengan nyeri bahu. Penelitian di masa depan juga perlu mempertimbangkan durasi dan frekuensi intervensi yang lebih panjang untuk mengamati efek jangka panjang positioning dan pijat SSBM terhadap nyeri bahu dan rentang gerak. Selain itu, pengukuran yang lebih objektif, seperti penggunaan alat pengukur nyeri dan rentang gerak berbasis teknologi yang dapat memperkuat validitas data. Kata kunci: stroke; nyeri bahu; positioning; slow stroke back massage

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata kunci: stroke; nyeri bahu; positioning; slow stroke back massage
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Keperawatan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 22 Dec 2025 02:39
Last Modified: 22 Dec 2025 02:39
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51883

Actions (login required)

View Item
View Item