NURMIN, NURMIN (2025) GAMBARAN TINGKAT STRES PENGASUHAN IBU YANG MEMPUNYAI ANAK DENGAN JARAK KELAHIRAN PENDEK DI KOTA MAKASSAR = DESCRIPTION OF PARENTING STRESS LEVELS OF MOTHERS WHO HAVE CHILDREN WITH SHORT FAMILY SPACES IN MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011211023-g3ci1OZUh7XAsP8D-20250519114820.jpg
Download (79kB) | Preview
R011211023-1-2.pdf
Download (545kB)
R011211023-dp.pdf
Download (328kB)
R011211023-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Nurmin. R011211023. GAMBARAN TINGKAT STRES PENGASUHAN IBU YANG MEMPUNYAI ANAK DENGAN JARAK KELAHIRAN PENDEK DI KOTA MAKASSAR, dibimbing oleh Sri Bintari Rahayu. Latar Belakang: Kesehatan ibu dan anak merupakan salah satu prioritas pembangunan kesehatan di Indonesia. Salah satu hal yang berkaitan dengan kesehatan ibu dan anak adalah terkait jarak kelahiran. Dikatakan jarak kelahiran pendek apabila jarak kelahiran dua anak berturut-turut <33 bulan. Beberapa penelitian mengungkapkan jika jarak kelahiran yang pendek mengakibatkan masalah kesehatan baik kepada ibu maupun anak. Salah satu masalah kesehatan yang dapat ditimbulkan bagi ibu yakni terkait stress pengasuhan. Stres pengasuhan yang dialami oleh ibu dapat bervariasi mulai dari stres rendah, sedang sampai tinggi. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi gambaran tingkat stres pengasuhan ibu yang mempunyai anak dengan jarak kelahiran pendek di Kota Makassar. Metode: Desain penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain deskriptif yang bertujuan untuk mendeskripsikan objek penelitian menggunakan teknik purposive sampling dalam pengambilan sampel berjumlah 134 orang. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner dan dilakukan uji analisis secara univariat untuk menganalisa gambaran tingkat stres ibu yang mempunyai anak dengan jarak kelahiran pendek. Hasil: Pada penelitian ini diperoleh hasil bahwa mayoritas responden berada pada kategori stress pengasuhan tingkat sedang yakni sebanyak 105 (78.40%) responden, kategori stres rendah sebanyak 15 (11.20%) responden dan kategori stres tinggi sebanyak 14 (10.40%) responden. Kesimpulan & Saran: Dari hasil penelitian ini diperoleh gambaran tingkat stress pengasuhan ibu mayoritas mengalami stres sedang, yang jika dibiarkan bisa saja meningkat menjadi stres tinggi. Maka dari itu diperlukan adanya penanganan baik dari ibu sendiri maupun dari pihak Puskesmas atau fasilitas kesehatan lainnya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jarak kelahiran pendek, tingkat stres pengasuhan |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 02:27 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 02:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51875 |
