PATANDUNG, LISMAWATI (2025) ANALISIS FAKTOR RISIKO KEJADIAN KECELAKAAN KERJA PADA NELAYAN DI PULAU LAE-LAE = ANALYSIS OF RISK FACTORS FOR WORK ACCIDENTS IN FISHERMEN ON LAE-LAE ISLAND. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K032231001-r3AJxPmpVEthQ2fg-20250516122954.jpeg
Download (55kB) | Preview
K032231001-1-2.pdf
Download (342kB)
K032231001-dp.pdf
Download (191kB)
K032231001-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 16 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK LISMWATI PATANDUNG. Analisis Faktor Risiko Kejadian Kecelakaan Kerja Pada Nelayan Di Pulau Lae-Lae (dibimbing oleh Yahya Thamrin dan Atjo Wahyu). Latar Belakang. Indonesia sebagai negara maritim memiliki industri perikanan yang berkembang pesat. Namun, profesi nelayan memiliki risiko kecelakaan kerja yang tinggi akibat kondisi kerja yang berbahaya, cuaca tidak menentu, dan minimnya penerapan keselamatan kerja. Kecelakaan kerja dapat berdampak pada kesehatan dan produktivitas nelayan. Tujuan. penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor risiko yang berkontribusi terhadap kejadian kecelakaan kerja pada nelayan di Pulau Lae-Lae. Metode. Penelitian ini menggunakan desain case control dengan sampel sebanyak 102 nelayan, terdiri dari 34 nelayan yang mengalami kecelakaan kerja (kasus) dan 68 nelayan yang tidak mengalami kecelakaan kerja (kontrol). Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara mendalam. Variabel yang diteliti meliputi usia, masa kerja, lama kerja, kelelahan, penggunaan alat pelindung diri (APD) dan kondisi lantai licin. Analisis data dilakukan dengan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil. Hasil analisis bivariat menunjukkan bahwa usia (OR=3,125; p=0,028), masa kerja (OR=2,731; p=0,048), kelelahan (OR=12,436; p=0,000), penggunaan APD (OR=11,200; p=0,000), dan kondisi lantai licin (OR=5,018; p=0,000) memiliki hubungan yang signifikan dengan kejadian kecelakaan kerja. Namun, lama kerja tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,119). Analisis multivariat menunjukkan bahwa faktor utama yang paling berpengaruh terhadap kecelakaan kerja adalah kelelahan kerja (p=0,000) dan penggunaan APD (p=0,000). Kesimpulan. Faktor risiko utama yang berkontribusi terhadap kecelakaan kerja pada nelayan di Pulau Lae-Lae adalah kelelahan kerja dan tidak menggunakan APD. Usia muda dan kondisi lantai licin juga meningkatkan risiko kecelakaan kerja. Oleh karena itu, diperlukan upaya peningkatan kesadaran dan pelatihan K3 bagi nelayan, serta kebijakan yang mendorong penggunaan APD untuk mengurangi risiko kecelakaan kerja di sektor perikanan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kecelakaan Kerja, Faktor Risiko, Nelayan, Alat Pelindung Diri, Kelelahan Kerja. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 05:27 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 05:27 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51840 |
