Hubungan Antara Gangguan Emosi dengan Activity Daily Living (ADL) pada Anak dengan Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) di Kota Makassar = The Relation Between Emotional Disorders and Activity Daily Living (ADL) in Children with Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) in Makassar City


HUTAGAOL, ARETA DELLA RUKIYAH (2025) Hubungan Antara Gangguan Emosi dengan Activity Daily Living (ADL) pada Anak dengan Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) di Kota Makassar = The Relation Between Emotional Disorders and Activity Daily Living (ADL) in Children with Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R021211036-Cover.jpeg

Download (95kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
R021211036-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (739kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021211036-dp(FILEminimizer).pdf

Download (361kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
R021211036-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 13 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Attention Deficit/Hyperactivity Disorder (ADHD) merupakan gangguan perkembangan saraf, yang ditandai dengan kurangnya perhatian, hiperaktivitas, dan impulsivitas. Beberapa penelitian menyatakan bahwa ADHD sebagai gangguan heterogen yang terkait dengan berbagai defisit neuropsikologis, hal ini mencakup defisit eksekutif, gangguan perilaku yang lambat, serta disregulasi emosi. Anak dengan kondisi ADHD akan mengalami beberapa gangguan seperti hiperaktivitas dan gangguan emosi. Hal ini akan sangat mempengaruhi kegiatan anak setiap harinya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara gangguan emosi dengan activity daily living (ADL) aspek motorik dan aspek kognitif pada anak ADHD di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan metode total sampling dan diperoleh responden sebanyak 30 anak ADHD di Klinik Keanna dan Klinik Orthotrimedical di Kota Makassar Hasil. Dalam penelitian ini, hasil uji Spearman’s rho menunjukkan pada hubungan antara gangguan emosi dengan ADL pada aspek motorik nilai signifikansi 0,014 (p<0,05) dan pada hubungan antara gangguan emosi dengan ADL pada aspek kognitif nilai signifikansi 0,004 (p<0,05) Kesimpulan. Hasil penelitian menemukan bahwa mayoritas anak ADHD mengalami gangguan emosi berat, yakni 17 anak. Sebagian besar anak ADHD di Kota Makassar berada pada kategori ADL Dependent baik pada ADL aspek motorik maupun ADL aspek kognitif, yang menandakan bahwa anak ADHD umumnya membutuhkan bantuan dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari. Dari hasil peneltian ini ditemukan bahwa terdapat hubungan antara gangguan emosi dengan ADL pada aspek motorik dan kognitif pada anak ADHD. Hasil ini menunjukkan bahwa tingkat emosi pada anak akan dapat mempengaruhi kemampuan anak dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari.

Keyword : anak ADHD, emosi, Activity Daily Living (ADL).

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Children with ADHD, emotion, Activity Daily Living (ADL).
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Profesi Fisioterapi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 19 Dec 2025 05:15
Last Modified: 19 Dec 2025 05:15
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51824

Actions (login required)

View Item
View Item