RACHMAT, RIZNAH AJRINA (2025) PENGARUH IMPLEMENTASI CLINICAL PATHWAY UNTUK MENGURANGI LAMA PERAWATAN, BIAYA, DAN KOMPLIKASI INFEKSI OPPORTUNISTIK PERAWATAN PADA PASIEN HIV RAWAT INAP DI RSUD LABUANG BAJI MAKASSAR = THE EFFECT OF CLINICAL PATHWAY IMPLEMENTATION TO REDUCE LENGTH OF TREATMENT, COSTS, AND COMPLICATIONS OF OPPORTUNISTIC INFECTIONS IN INPATIENTS WITH HIV AT LABUANG BAJI HOSPITAL, MAKASSAR. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K022211033-HILrGTpOonUvu5di-20250515195644.png
Download (658kB) | Preview
K022211033-1-2.pdf
Download (1MB)
K022211033-dp.pdf
Download (357kB)
K022211033-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 March 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
RIZNAH AJRINA RACHMAT. Pengaruh Implementasi Clinical Pathway Untuk Mengurangi Lama Perawatan, Biaya, Dan Komplikasi Infeksi Opportunistik Perawatan Pada Pasien HIV/AIDS Rawat Inap Di RSUD Labuang Baji Makassar ( dibimbing oleh Fridawaty Rivai dan Noer Bahry Noer) Latar Belakang. Clinical Pathway (CP) merupakan alat penting dalam manajemen perawatan pasien HIV/AIDS yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan efisiensi perawatan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh implementasi Clinical Pathway terhadap lama perawatan, biaya perawatan, dan komplikasi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS rawat inap di RSUD Labuang Baji Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan sampel sebanyak 65 pasien HIV/AIDS rawat inap yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang mencakup aspek lama perawatan, biaya perawatan, dan komplikasi infeksi oportunistik. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat dengan uji chi-square, dan multivariat menggunakan regresi logistik. Hasil. Implementasi CP yang baik berpengaruh signifikan terhadap pengurangan lama perawatan (p=0,023; OR=2,8; 95% CI: 1,4-5,6), efisiensi biaya perawatan (p=0,031; OR=3,2; 95% CI: 1,6-6,4), dan pencegahan komplikasi infeksi oportunistik (p=0,042; OR=2,5; 95% CI: 1,2-5,2). Mayoritas pasien (76,9%) mendapatkan implementasi CP yang baik, dengan 69,2% tidak mengalami komplikasi infeksi, 61,5% mengalami biaya perawatan yang efisien, dan 46,2% dirawat selama 1-2 minggu. Kesimpulan. Implementasi Clinical Pathway terbukti efektif dalam mengurangi lama perawatan, mengoptimalkan biaya, dan mencegah komplikasi infeksi oportunistik pada pasien HIV/AIDS rawat inap. Penguatan implementasi CP melalui standardisasi prosedur, monitoring yang efektif, dan edukasi pasien yang komprehensif direkomendasikan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Clinical Pathway; HIV/AIDS; lama perawatan; biaya perawatan; infeksi oportunistik |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 05:12 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 05:12 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51820 |
