PUTRY, ALFIYYAH ANISA (2025) Hubungan Tingkat Pengetahuan Dan Sikap Dengan Perilaku Masyarakat Tentang Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) 3M PLUS(Demam Berdarah Dengue) Di Wilayah Kerja Puskesmas Towata Kab Takalar = The Relationship Between Knowledge and Attitude Levels and Community Behavior Regarding Mosquito Breeding Eradication (3M Plus for Dengue Fever) in the Working Area of Towata Health Center, Takalar District. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211049-fR9r7eAphaNjwKxE-20250509131948.jpeg
Download (378kB) | Preview
K011211049-1-2.pdf
Download (416kB)
K011211049-dp.pdf
Download (95kB)
K011211049-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 6 May 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti, dan masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia, termasuk di Kabupaten Takalar. Pencegahan DBD sangat bergantung pada partisipasi dan kesmasyarakat dalam PSN 3M PLUS. Pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap PSN diyakini berpengaruh terhadap perilaku pencegahan DBD. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku masyarakat tentang PSN 3M PLUS dalam pencegahan DBD di wilayah kerja Puskesmas Towata, Kabupaten Takalar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain observasional analitik dan pendekatan cross-sectional. Populasinya sebanyak 134 kepala keluarga dalam penelitian ini dilakukan di wilayah kerja Puskesmas Towata Kabupaten Takalar. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat terkait PSN 3M PLUS. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil. Sebanyak 67,9% responden memiliki pengetahuan kurang, 27,6% cukup, dan hanya 4,5% memiliki pengetahuan baik. Sebanyak 96,3% memiliki sikap cukup, dan hanya 3,7% memiliki sikap baik. Serta Sebanyak 56,7% menunjukkan perilaku kurang dalam PSN 3M Plus. Terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku (p-value = 0,001) dan antara sikap dengan perilaku (p-value = 0,009). Selain itu, nilai rata-rata Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya sebesar 54,6%, jauh di bawah standar nasional 95%. Desa dengan ABJ terendah adalah Lasbar 26%, menandakan masih rendahnya efektivitas upaya PSN dan partisipasi masyarakat. Kesimpulan. Pengetahuan dan sikap masyarakat memiliki hubungan yang signifikan dengan perilaku mereka dalam melaksanakan PSN 3M PLUS. Namun, masih diperlukan upaya peningkatan kesadaran dan partisipasi masyarakat melalui edukasi dan sosialisasi yang lebih intensif untuk meningkatkan efektivitas program PSN 3M PLUS dalam mencegah DBD.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengetahuan Masyarakat, Perilaku PSN 3M PLUS,Pencegahn DBD |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine > RA0421 Public health. Hygiene. Preventive Medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 06:46 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 06:46 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51757 |
