Keanekaragaman Capung Berbasis Lanskap pada Sungai Salima di KHDTK Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin Kabupaten Maros = Landscape-Based Dragonfly Diversity in Salima River at the Hasanuddin University Educational Forest Special Purpose Forest Area, Maros Regency


UMAR, MUHAMMAD ALWI SYAIF (2025) Keanekaragaman Capung Berbasis Lanskap pada Sungai Salima di KHDTK Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin Kabupaten Maros = Landscape-Based Dragonfly Diversity in Salima River at the Hasanuddin University Educational Forest Special Purpose Forest Area, Maros Regency. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Daftar Pustaka]
Preview
Image (Daftar Pustaka)
M011211090-mlWNKdDnj8XfGEIz-20250812142132.jpg

Download (385kB) | Preview
[thumbnail of bab 1 - 2] Text (bab 1 - 2)
M011211090-1-2.pdf

Download (370kB)
[thumbnail of Daftar pustaka] Text (Daftar pustaka)
M011211090-dp.pdf

Download (65kB)
[thumbnail of Full teks] Text (Full teks)
M011211090-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 December 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Penelitian ini didasari oleh pentingnya keanekaragaman serangga, khususnya capung (Odonata), sebagai indikator kesehatan suatu ekosistem dan bagian dari keanekaragaman hayati. Tujuan. Untuk mengetahui keanekaragaman dan struktur komunitas capung di tiga Lanskap di kawasan KHDTK Hutan Pendidikan Universitas Hasanuddin, yaitu hutan alam, sungai, dan persawahan. Metode. Pengambilan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling dengan teknik sweep net, perjumpaan, disertai pengukuran suhu dan kelembapan udara di lokasi. Data identifikasi dilakukan secara langsung di lapangan dan melalui literatur serta gambar referensi. Analisis keanekaragaman menggunakan indeks Shannon-Wiener, Margalef, Pielou, dan Simpson menunjukkan bahwa habitat sungai memiliki tingkat keanekaragaman dan kekayaan spesies tertinggi, didominasi oleh famili Libellulidae. Hasil. penelitian menunjukkan bahwa faktor lingkungan seperti suhu (20-27oC), kelembapan (74-88%), dan kondisi Lanskap berpengaruh signifikan terhadap keberagaman capung. Ditemukan total 101 individu capung yang terdiri dari 11 spesies dan 5 famili dengan famili terbanyak ditemukan adalah Libellulidae, sedangkan spesies terbanyak ditemukan adalah Neurothemis terminata. Berdasarkan indeks keanekaragaman Shannon-Wienner, ketiga lanskap (hutan alam, sungai, dan persawahan) memiliki kategori keanekaragaman sedang dengan nilai masing-masing 1.84, 2.31, dan 1.86. Nilai indeks kekayaan jenis Margalef dan indeks dominansi Simpson pada ketiga area juga termasuk dalam kategori rendah. Sementara itu, indeks kemerataan jenis Pielou menunjukkan penyebaran jenis yang stabil pada ketiga lokasi, dengan nilai 0.72 untuk hutan alam, 0.58 untuk sungai, dan 0.53 untuk persawahan. Kesimpulan. ditemukan 11 spesies capung pada lanskap hutan alam, sungai, dan persawahan dengan tingkat keanekaragaman sedang, tingkat kekayaan dan kemerataan jenis pada lanskap hutan alam, sungai, dan persawahan termasuk dalam kategori rendah, dan tingkat dominansi lanskap hutan alam, sungai, dan persawahan termasuk penyebaran stabil.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Keanekaragaman Capung; Lanskap; Hutan Alam; Sungai; Sawah;
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 18 Dec 2025 06:10
Last Modified: 18 Dec 2025 06:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51730

Actions (login required)

View Item
View Item