SANUSI, MAYAMARISKA (2025) STRATEGI PENINGKATAN MUTU PROGRAM INOVASI SILEWAI (SISTEM LAYANAN KESEHATAN JIWA TERINTEGRASI) DI RSKD DADI PROVINSI = STRATEGIES FOR ENHANCE THE QUALITY OF THE SILEWAI PROGRAM (INTEGRATED MENTAL HEALTH SERVICE SYSTEM) AT DADI HOSPITAL SOUTH SULAWESI. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K022211014-Cover.png
Download (309kB) | Preview
K022211014-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (426kB)
K022211014-dp(FILEminimizer).pdf
Download (246kB)
K022211014-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
ABSTRAK MAYAMARISKA SANUSI, “Strategi Peningkatan Mutu Program Inovasi Silewai (Sistem Layanan Kesehatan Jiwa Terintegrasi) Di RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan” (dibimbing oleh Irwandy dan Syahrir A. Pasinringi) Latar Belakang. Program SILEWAI diterapkan untuk mengatasi permasalahan dalam proses pemulangan pasien serta meningkatkan kualitas layanan kesehatan jiwa di Rumah Sakit Dadi, Sulawesi Selatan. Namun, program ini belum berhasil secara optimal dalam menurunkan lama hari rawat (length of stay/LOS) ≤25 hari. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pelaksanaan program inovasi SILEWAI serta merumuskan strategi untuk meningkatkan mutu program. Metode. Studi kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam terhadap 22 informan, yang terdiri atas manajemen RS, Profesional Pemberi Asuhan (PPA), Tim KESWAMAS RSKD Dadi Provinsi Sulawesi Selatan, dan Lintas Sektor (Dinas Sosial/Dinas Kesehatan/ Sentra Kemensos). Diskusi kelompok terarah (FGD) dilakukan untuk merumuskan strategi peningkatan mutu. Analisis tematik digunakan untuk mengidentifikasi tema-tema yang muncul, dan hasil temuan divalidasi member checking guna memastikan kredibilitas dan ketepatan data.Hasil. Evaluasi menunjukkan berbagai tantangan pada aspek input, proses dan output dari program SILEWAI. Permasalahan utama pada tahap input adalah pada jumlah tenaga yang dinilai sudah cukup namun sebagian besar staf masih merangkap peran sehingga menurunkan efektivitas pelaksanaan program. Pada tahap proses, kendala meliputi minimnya supervisi dan dukungan manajemen, lemahnya perencanaan pemulangan pasien, serta rendahnya keberhasilan reintegrasi pasien ke lingkungan keluarganya. Sementara itu, pada tahap output ditemukan bahwa hasil program belum sepenuhnya tercapai, umpan balik tidak dilakukan secara sistematis, serta pendekatan yang digunakan cenderung kuantitatif tanpa disertai evaluasi mutu. Temuan-temuan ini menunjukkan kelemahan utama terletak pada aspek evaluasi kinerja dan pengukuran capaian program. Program SILEWAI memerlukan penguatan kapasitas sumber daya manusia, peningkatan dukungan operasional dan infrastruktur, integrasi program dalam perencanaan dan penganggaran rumah sakit, penyusunan prosedur operasional standar yang jelas, serta penerapan evaluasi berbasis bukti. Kesimpulan. Program SILEWAI menghadapi tantangan struktural, teknis, dan manajerial. Evaluasi program menunjukkan bahwa implementasinya belum optimal dan berdampak pada efektivitas pelaksanaan sehingga memerlukan strategi peningkatan mutu yang terencana.
Kata Kunci: Evaluasi Program, Layanan Kesehatan Jiwa, Mutu, SILEWAI, Strategi Peningkatan Mutu.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Evaluasi Program, Layanan Kesehatan Jiwa, Mutu, SILEWAI, Strategi Peningkatan Mutu. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 18 Dec 2025 05:45 |
| Last Modified: | 18 Dec 2025 05:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51709 |
