Khasanah, Nur Sari Utswatun (2025) EKSPLORASI STATUS GIZI ANAK BALITA (24-47 BULAN) PADA DAERAH REKLAMASI PANTAI DI PULAU LAE-LAE KOTA MAKASSAR = Exploration of Nutritional Status in Toddlers (24-47 Months) in Coastal Reclamation Areas of Lae-Lae Island, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021191053-Cover.jpg
Download (317kB) | Preview
K021191053-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (348kB)
K021191053-dp(FILEminimizer).pdf
Download (148kB)
K021191053-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 7 July 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Pembangunan Centre Point of Indonesia berdampak ekologi dan sosial-ekonomi bagi nelayan sekitar, termasuk Pulau Lae-lae. Kerusakan terumbu karang akibat pembangunan menyebabkan penurunan produksi ikan, berpotensi memengaruhi status gizi. Data pra-konstruksi (2009) menunjukkan prevalensi stunting sebesar 2,99% anak balita, 3,37% underweight, dan 2,24% wasting terjadi di Pulau Lae-lae. Tujuan. Menggambarkan status gizi secara antropometri (BB/U, TB/U, & BB/TB), asupan zat gizi makro dan mikro, serta tingkat aksesibilitas pangan rumah tangga di Pulau Lae-lae. Metode. Penelitian deskriptif ini melibatkan 61 anak balita (24-47 bulan) dari September hingga November 2024 di Kelurahan Lae-lae, diperoleh melalui purposive sampling. Hasil. Berdasarkan indeks BB/U, 14,8% anak balita memiliki berat badan kurang, 4,9% sangat kurang, dan 1,6% berisiko berat badan lebih. Indeks TB/U, 8% anak balita pendek dan 7% sangat pendek. Indeks BB/TB, 18% anak balita gizi kurang, 4,9% gizi lebih, dan 3,3% gizi buruk. Asupan karbohidrat dan protein sebagian besar anak balita (49,2% dan 88,5%) kategori lebih, 49,2% anak balita memiliki asupan lemak kurang. Asupan zat gizi mikro dengan kategori kurang ditemukan pada Vitamin A (90,2%), Vitamin D (100%), Vitamin E (100%), Vitamin K (85,2%), Vitamin C (93,4%), Kalsium (93,4%), Zat Besi (65,6%), dan Natrium (34,4%). Sebanyak 50,8% anak balita memiliki asupan zink kategori lebih. Tingkat aksesibilitas pangan yaitu akses fisik dan sosial kategori sedang, akses ekonomi kategori tinggi. Kesimpulan. Pulau Lae-lae sebagai daerah reklamasi pantai, ditemukan anak balita dengan status gizi underweight (BB/U), stunting (TB/U), dan wasting (BB/TB). Diperlukan analisis lebih lanjut mengenai hubungan antara dampak reklamasi dengan masalah gizi.
Keyword : Reklamasi; Status Gizi; Makronutrien; Mikronutrien; Aksesibilitas Pangan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Reclamation; Nutritional Status; Macronutrients; Micronutrients; Food Accessibility. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 03:44 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 03:44 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51681 |
