RAMADHANY, SITI ANNISA (2025) Determinan Partisipasi Tenaga Kerja Informal pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Makassar Tahun 2024 = Determinants of Informal Workers Participation in BPJS Ketenagakerjaan in Makassar City in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211223-Cover.jpg
Download (160kB) | Preview
K011211223-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (48kB)
K011211223-dp(FILEminimizer).pdf
Download (14kB)
K011211223-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 8 July 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: BPJS Ketenagakerjaan merupakan lembaga hukum yang menyediakan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja termasuk pekerja di sektor informal. Di kota Makassar, jumlah tenaga kerja informal yang telah menjadi peserta BPU sebanyak 66.883 orang dari total tenaga kerja informal yaitu sebanyak 253.585 orang. Artinya baru sekitar 26,37% tenaga kerja informal di Kota Makassar yang mengikuti program jaminan sosial tersebut dan belum mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan partisipasi tenaga kerja informal pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Makassar. Metode: Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan pendekatan kuantitatif. Sebanyak 270 responden dipilih melalui teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 14.8% tenaga kerja informal yang berpartisipasi pada BPJS Ketenagakerjaan. Variabel yang tidak menunjukkan hubungan signifikan dengan partisipasi tenaga kerja informal pada BPJS Ketenagakerjaan di Kota Makassar adalah sikap (p=0.561), jenis kelamin (p=0.343), jumlah tanggungan keluarga (p=0.859), aksesibilitas (p=0.877), dan persepsi manfaat (p=0.766). Sementara itu, variabel yang menunjukkan hubungan signifikan adalah umur (p=0.029), pendidikan (p=0.003), pengetahuan (p=0.031), dan pendapatan (p<0.001). Pada hasil analisis multivariat, variabel yang paling berpengaruh signifikan adalah pendidikan (p=0.020) dan pendapatan (p = <0.001). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah terdapat empat variabel yang berhubungan dengan partisipasi tenaga kerja informal pada BPJS Ketenagakerjaan yaitu umur, pendidikan, pengetahuan, dan pendapatan. Adapun variabel yang paling berpengaruh signifikan adalah pendidikan dan pendapatan. Saran dalam penelitian ini meliputi meningkatkan edukasi dan sosialisasi kepada tenaga kerja informal secara berkala melalui kerja sama dengan komunitas dan pemerintah daerah. Selain itu, perlu adanya kebijakan iuran yang lebih fleksibel serta penyebaran informasi yang mudah dipahami melalui media visual dan sosial untuk mendorong partisipasi.
Keyword : BPJS Ketenagakerjaan; Partisipasi; Tenaga Kerja Informal.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | BPJS Ketenagakerjaan, Participation, Informal Workers. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 02:45 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 02:45 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51656 |
