RASIO TRIGLISERIDA/HDL SEBAGAI PREDIKTOR LUARAN KLINIS PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN DAN TANPA PNEUMONIA: SEBUAH STUDI KOHORT PROSPEKTIF = TRIGLYCERIDE/HDL RATIO AS A PREDICTOR OF CLINICAL OUTCOMES IN HEART FAILURE PATIENTS WITH AND WITHOUT PNEUMONIA: A PROSPECTIVE COHORT STUDY


AKRAM, `M. AWWALUL (2025) RASIO TRIGLISERIDA/HDL SEBAGAI PREDIKTOR LUARAN KLINIS PASIEN GAGAL JANTUNG DENGAN DAN TANPA PNEUMONIA: SEBUAH STUDI KOHORT PROSPEKTIF = TRIGLYCERIDE/HDL RATIO AS A PREDICTOR OF CLINICAL OUTCOMES IN HEART FAILURE PATIENTS WITH AND WITHOUT PNEUMONIA: A PROSPECTIVE COHORT STUDY. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C165202006-luO8gZ5keKp3yEnU-20250627103755.jpg

Download (324kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C165202006-1-2.pdf

Download (760kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C165202006-dp.pdf

Download (498kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C165202006-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Gagal jantung merupakan masalah kesehatan kronis yang kerap disertai komorbiditas seperti pneumonia, yang memperburuk luaran klinis. Rasio Trigliserida terhadap High-Density Lipoprotein (TG/HDL) diketahui berperan dalam patofisiologi penyakit kardiovaskular dan respons inflamasi sistemik. Tujuan. Mengetahui peran rasio TG/HDL sebagai prediktor luaran klinis, seperti mortalitas, readmisi, dan lama rawat inap, pada pasien gagal jantung dengan dan tanpa pneumonia. Metode. Penelitian ini menggunakan desain kohort prospektif yang melibatkan 245 pasien gagal jantung yang dirawat di Pusat Jantung Terpadu RSUP Dr. Wahidin Sudirohusodo Makassar, dibagi dalam dua kelompok berdasarkan keberadaan pneumonia. Data demografis, klinis, laboratorium, dan ekokardiografi dikumpulkan secara sistematis. Rasio TG/HDL dihitung saat admisi, dan luaran klinis dievaluasi hingga 90 hari pasca rawat inap. Analisis statistik mencakup uji bivariat dan multivariat menggunakan regresi logistik serta analisis Kaplan-Meier dan Cox proportional hazard model untuk menentukan kekuatan prediksi rasio TG/HDL terhadap kematian. Hasil. Analisis menunjukkan bahwa pasien dengan pneumonia memiliki nilai median rasio TG/HDL yang lebih tinggi secara signifikan dibandingkan pasien tanpa pneumonia (5,5 vs. 3,66; p=0,002). Mortalitas dan lama rawat inap juga lebih tinggi pada kelompok pneumonia (31,1% vs. 19,0%; p=0,029 dan 10 vs. 8 hari; p=0,003). Cut-off optimal rasio TG/HDL untuk prediksi mortalitas adalah 4,87 dengan sensitivitas 62,3% dan spesifisitas 61,4%. Analisis multivariat menunjukkan rasio TG/HDL sebagai prediktor independen mortalitas dengan hazard ratio (HR) 1,044 (p=0,037). Efek prediktif rasio ini lebih menonjol pada pasien dengan pneumonia dibandingkan tanpa pneumonia, dengan AUC 0,613 vs. 0,602. Kesimpulannya. Rasio TG/HDL dapat digunakan sebagai indikator risiko tambahan dalam stratifikasi pasien gagal jantung, khususnya yang mengalami pneumonia. Nilai ini mencerminkan ketidakseimbangan metabolik dan inflamasi yang berkontribusi terhadap luaran klinis yang lebih buruk. Penggunaan rasio TG/HDL sebagai alat skrining sederhana berpotensi meningkatkan deteksi dini risiko kematian, memungkinkan intervensi yang lebih tepat sasaran pada pasien dengan risiko tinggi.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Gagal jantung, Pneumonia, Rasio Trigliserida/HDL, Mortalitas
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > PPDS - Ilmu Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 16 Dec 2025 05:56
Last Modified: 16 Dec 2025 05:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51589

Actions (login required)

View Item
View Item