STUDI KEJADIAN PELVIC GIRDLE PAIN (PGP) PADA IBU HAMIL DI RSUD S.K LERIK DAN RS BHAYANGKARA KOTA KUPANG = Study of the Incidence of Pelvic Girdle Pain (PGP) in Pregnant Women at RSUD S.K Lerik and RS Bhayangkara Kupang City


DJANDJANAN, ASTRI FADJRI (2025) STUDI KEJADIAN PELVIC GIRDLE PAIN (PGP) PADA IBU HAMIL DI RSUD S.K LERIK DAN RS BHAYANGKARA KOTA KUPANG = Study of the Incidence of Pelvic Girdle Pain (PGP) in Pregnant Women at RSUD S.K Lerik and RS Bhayangkara Kupang City. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
R021211034-bJlsmPRFj2k0ra6q-20250521104530.jpg

Download (222kB) | Preview
[thumbnail of Bab  1-2] Text (Bab 1-2)
R021211034-1-2.pdf

Download (388kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
R021211034-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
R021211034-full.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 May 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Pelvic Girdle Pain (PGP) adalah rasa sakit yang muncul di area bagian posterior panggul, distal dan lateral vertebra lumbalis kelima, dan/atau setinggi simfisis pubis. Rasa sakit yang tajam, seperti tertusuk atau tertembak, tumpul, atau terbakar di area sakral/gluteal, atau nyeri di bagian bawah simfisis pubis merupakan beberapa keluhan yang dirasakan oleh penderita PGP. Nyeri tersebut dapat menjalar ke selangkangan, perineum, atau paha bagian belakang. Kemampuan ibu hamil dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, berdiri, duduk, dan berbaring juga dapat terpengaruh dengan adanya PGP dan dapat menyebabkan rasa sakit hanya dengan melakukan aktivitas tersebut selama 30 menit. Akibatnya, sebagian besar kemampuan ibu hamil untuk melaksanakan tugas sehari-harinya menjadi terbatas karena kondisi ini. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalensi kejadian PGP pada ibu hamil di RSUD S.K Lerik dan RS Bhayangkara Kota Kupang. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan pendekatan cross-sectional study dengan metode total sampling dan diperoleh responden sebanyak 100 ibu hamil di RSUD S.K Lerik dan RS Bhayangkara Kupang. Hasil. Dalam penelitian ini, melalui uji univariat didapati sebanyak 60% ibu hamil mengalami PGP dengan mayoritas responden merasakan nyeri sedang yaitu sebanyak 46,7%. Kesimpulan. Prevalensi PGP pada ibu hamil di RSUD S.K. Lerik dan RS Bhayangkara Kota Kupang adalah sebesar 60%, dengan mayoritas responden mengalami tingkat nyeri sedang. Berdasarkan distribusi usia, mayoritas ibu hamil yang mengalami PGP berada pada rentang usia 20–35 tahun, yaitu sebanyak 41 responden atau 68,3%. Ditinjau dari aspek pekerjaan, sebagian besar responden merupakan ibu rumah tangga, yaitu sebanyak 36 responden (60%). Berdasarkan gravida, mayoritas ibu hamil yang mengalami PGP adalah multigravida, sebanyak 38 responden (63,3%). Sementara itu, berdasarkan usia kehamilan, PGP paling banyak ditemukan pada ibu hamil trimester ketiga, yaitu sebanyak 73,3% responden. Dilihat dari paritas, mayoritas responden yang mengalami PGP adalah nullipara, yakni sebanyak 25 responden (41,7%). Terakhir, berdasarkan IMT, sebagian besar responden memiliki kategori IMT gemuk berat, yaitu sebanyak 27 responden atau 45%. Kata Kunci: ibu hamil, pelvic girdle pain (PGP), tingkat nyeri

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: ibu hamil, pelvic girdle pain (PGP), tingkat nyeri
Subjects: R Medicine > RT Nursing
Divisions (Program Studi): Fakultas Keperawatan > Fisioterapi
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 16 Dec 2025 01:29
Last Modified: 16 Dec 2025 01:29
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51557

Actions (login required)

View Item
View Item