ANAM, KHOIRUL (2025) Potensi Artificial Intelligence (ChatGPT) dalam mengkaji status diabetic foot ulcer (DFU) : Uji reliabilitas perawat vs ChatGPT = Potential of Artificial Intelligence (ChatGPT) in assessing diabetic foot ulcer (DFU) status: Reliability test of nurse vs chatGPT. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.
R015231006-HAQnd5TILbsYja0E-20250421094650.jpg
Download (248kB) | Preview
R015231006-1-2.pdf
Download (27kB)
R015231006-dp.pdf
Download (80kB)
R015231006-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 7 February 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang : Artificial Intelligence (ChatGPT) memiliki potensi besar dalam meningkatkan kualitas keperawatan dan manajemen luka. Salah satu kontribusi utamanya adalah dalam proses penilaian luka. Dengan algoritma berbasis machine learning, ChatGPT dapat menganalisis gambar luka untuk mengidentifikasi ukuran, kedalaman, tingkat infeksi, dan jenis jaringan. Hal ini membantu tenaga kesehatan membuat keputusan yang lebih cepat dan akurat, terutama untuk luka kronis seperti Diabetic Foot Ulcer (DFU) Tujuan : Menganalisis potensi penggunaan ChatGPT dalam mengkaji DFU dan menganalisis hasil uji reliabilitas perawat vs ChatGPT Metode : Uji reliabilitas menggunakan foto luka dari 10 laporan kasus DFU, pengkajian luka menggunakan instrumen Bates-Jensen Wound Assessment Tool (BWAT) yang dilakukan oleh perawat dan ChatGPT dengan tahapan ChatGPT diinduksi dengan instrumen BWAT, kemudian dibuatkan kalimat arahan atau perintah, arahan diulang dan dikonfirmasi sampai jawaban sesuai dengan yang diinginkan, ChatGPT diarahkan menyimpan di memorinya, upload foto yang akan dibaca oleh ChatGPT dengan keluaran berbentuk tabel sesuai penilaian BWAT, kemudian dilakukan analisis uji beda menggunakan Mann-Whitney dan dilakukan uji reliabilitas dengan melihat hasil Cronbach’s Alpha Hasil : Pengkajian DFU menggunakan instrumen BWAT mendapatkan hasil p 0.198 (awal perawatan luka) dan p 0.970 (akhir perawatan luka), hal ini dapat diartikan tidak ada perbedaan antara pengkajian DFU yang dilakukan oleh perawat dan ChatGPT. Hasil uji reliabilitas awal perawatan luka yang dilakukan oleh perawat dan ChatGPT mendapatkan hasil nilai Cronbach’s Alpha 0.898 dan akhir perawatan luka mendapatkan nilai Cronbach’s Alpha 0.905. Kesimpulan : Pengkajian DFU dengan menggunakan instrumen BWAT yang dilakukan oleh ChatGPT terbukti efektif dan reliabel
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Artificial Intelligence, BWAT, ChatGPT, DFU |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Depositing User: | - Andi Anna |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 04:53 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 04:53 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51508 |
