RAHMA S, TSAQIFA (2025) Analisis Profil Hematologi Dan Gambaran Morfologi Darah Brahman (Bos indicus) Yang Dipelihara Di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa Kota Makassar = Analysis of Hematological Profiles and Blood Morphology of Brahman Cattle (Bos indicus) Raised at the Final Waste Disposal Site (TPA) Tamangapa, Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031211070-KVTvYWyP9lnC0iQD-20250626132610.jpg
Download (366kB) | Preview
C031211070-1-2.pdf
Download (648kB)
C031211070-dp.pdf
Download (214kB)
C031211070-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 2 May 2027.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Pemeliharaan sapi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Tamangapa menjadi praktik umum bagi sebagian peternak di Kota Makassar karena kemudahan akses pakan dari sampah organik. Namun, kondisi lingkungan yang tidak higienis dan pakan yang tidak terstandarisasi dapat memengaruhi kesehatan darah ternak. Profil hematologi menjadi indikator penting untuk menilai kondisi fisiologis dan kesehatan sapi yang terpapar lingkungan ekstrem. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis profil hematologi dan gambaran morfologi darah brahman (Bos indicus) yang dipelihara di tempat pembuangan akhir (tpa) tamangapa kota makassar. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan memaparkan profil hematologi dan morfologi darah pada sapi brahman yang dipelihara di TPA tamangapa kota Makassar. Selanjutnya, analisis deskriptif dengan membandingkan hasil yang diperoleh dengan nilai referensi normal untuk melihat adanya perubahan atau kelainan hematologi dan morfologi darah pada sapi brahman yang dipelihara di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) tamangapa. Hasil. Seluruh sampel (100%) menunjukkan hasil hematologi yang abnormal jika dibandingkan dengan nilai referensi normal. Sapi dengan usia ≥2 tahun mengalami penurunan signifikan pada nilai RBC, HGB, HCT, MCH, dan MCHC, yang mengindikasikan kondisi anemia dan stres fisiologis kronis. Sementara itu, sapi <2 tahun menunjukkan nilai leukosit (WBC) dan trombosit (PLT) yang tinggi, yang dapat menandakan respons imun aktif terhadap paparan lingkungan. Pemeriksaan morfologi darah juga menunjukkan kelainan bentuk eritrosit seperti anisositosis dan poikilositosis pada beberapa sampel. Kesimpulan. Sapi Brahman yang dipelihara di TPA Tamangapa mengalami gangguan hematologi secara menyeluruh. Perbedaan usia memengaruhi tingkat keparahan, di mana sapi dewasa menunjukkan kondisi hematologi yang lebih buruk dibandingkan sapi muda.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hematologi; Morfologi Darah; Sapi Brahman; TPA Tamangapa |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 15 Dec 2025 02:58 |
| Last Modified: | 15 Dec 2025 02:58 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51474 |
