HIJRAH, HIJRAH (2025) FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI IMPLEMENTASI IPC DI RSUD BERIMAN BALIKPAPAN = FACTORS INFLUENCING IMPLEMENTATION OF IPC AT BERIMAN HOSPITAL, BALIKPAPAN. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
K022222019-LbDMavrxuEd1eJwh-20250519160044.jpg
Download (201kB) | Preview
K022222019-1-2.pdf
Download (2MB)
K022222019-DP.pdf
Download (124kB)
K022222019-FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 22 January 2027.
Download (5MB)
Abstract (Abstrak)
Hijrah, Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Implementasi Interprofessional Collaboration (IPC) Di Rsud Beriman Balikpapan (dibimbing oleh Syahrir A. Pasinringi dan Fridawaty Rivai) Latar Belakang. Interprofessional Collaboration (IPC) merupakan komponen krusial dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan. Namun, implementasinya di rumah sakit Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi implementasi Interprofessional Collaboration (IPC) di RSUD Beriman Balikpapan. Metode. Penelitian cross-sectional ini melibatkan 350 tenaga kesehatan di RSUD Beriman Balikpapan. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner tervalidasi yang mengukur aspek-aspek IPC, faktor individu, kelompok, dan organisasi. Analisis data meliputi statistik deskriptif, uji chi-square, dan regresi logistik. Hasil. Hasil analisis menunjukkan bahwa motivasi (B = 0,812, p = 0,010, OR = 2,252), komunikasi (B = 0,727, p = 0,020, OR = 2,069), kepemimpinan (B = 0,935, p = 0,003, OR = 2,547), dan kemitraan (B = 0,757, p = 0,022, OR = 2,132) memiliki pengaruh signifikan terhadap implementasi IPC, dengan nilai odds ratio (OR) yang menunjukkan bahwa peningkatan dalam variabel-variabel ini meningkatkan kemungkinan keberhasilan IPC. Namun, budaya organisasi (p = 0,963) dan lingkungan (p = 0,454) tidak menunjukkan pengaruh signifikan. Faktor konstanta (B = -2,293, p = 0,000, OR = 0,101) juga signifikan, yang menunjukkan bahwa ada faktor lain di luar variabel yang diteliti yang mungkin mempengaruhi implementasi IPC. Kesimpulan. Temuan ini menunjukkan bahwa peningkatan motivasi, komunikasi, kepemimpinan, dan kemitraan perlu menjadi prioritas untuk memperkuat kolaborasi antarprofesi di rumah sakit in.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Interprofessional Collaboration, Faktor Individu, Faktor Kelompok, Faktor Organisasi, RSUD. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Administrasi Rumah Sakit |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 06:32 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 06:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51432 |
