TANGKEARUNG, DIAN AGUSTIN (2025) ANALISIS RISIKO LINGKUNGAN LOGAM BERAT TIMBAL (Pb) DAN TEMBAGA (Cu) DALAM AIR DAN SEDIMEN DI MUARA SUNGAI JENEBERANG KOTA MAKASSAR TAHUN 2025. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211146-AtFMUlb0qS1Zasx5-20250519135134.jpg
Download (302kB) | Preview
K011211146-1-2.pdf
Download (584kB)
K011211146-DP.pdf
Download (180kB)
K011211146-FULLL.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 May 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Pencemaran logam berat di lingkungan perairan menjadi isu penting, khususnya di wilayah muara sungai yang rentan terhadap aktivitas manusia dan industri. Muara Sungai Jeneberang di Kota Makassar merupakan salah satu wilayah yang berpotensi mengalami pencemaran logam berat, terutama timbal (Pb) dan tembaga (Cu). Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko lingkungan dari keberadaan logam berat Pb dan Cu pada air dan sedimen di muara tersebut. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain observasional melalui Analisis Risiko Lingkungan (ARL). Sampel air dan sedimen diambil dari tiga titik berbeda di muara Sungai Jeneberang secara purposive. Hasil: Pemeriksaan laboratorium dilakukan menggunakan metode Spektrofotometer Serapan Atom (SSA) untuk mengetahui konsentrasi logam berat. Data hasil pemeriksaan dibandingkan dengan baku mutu yang ditetapkan dalam PP No. 22 Tahun 2021 yang mengatur baku mutu air sungai dan USEPA (2004) yang mengatur kriteria kuaitas sedimen secara nasional. Penelitian menunjukkan bahwa kadar timbal dalam air tertinggi ditemukan pada titik 1 sebesar 0,1229 mg/L, yang melebihi baku mutu air (0,03 mg/L). Sementara kadar tembaga dalam air di seluruh titik berada di bawah ambang batas. Konsentrasi timbal dan tembaga dalam sedimen juga berada dalam kisaran aman berdasarkan standar USEPA. Analisis risiko lingkungan menunjukkan adanya risiko sedang terhadap parameter timbal pada air, sedangkan parameter lainnya berada pada tingkat risiko rendah hingga tidak berbahaya. Kesimpulan: Muara Sungai Jeneberang berisiko mengalami pencemaran logam berat terutama dari unsur timbal pada air dan tembaga sedimen. Diharapkan dilakukan kajian lanjutan terhadap risiko logam berat diperairan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Timbal (Pb), Tembaga (Cu), Air, Sedimen, Risiko Lingkungan. |
| Subjects: | R Medicine > RA Public aspects of medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 06:24 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 06:24 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51431 |
