AFIFAH, NURUL (2025) Gambaran Histopatologi Kesembuhan Luka Eksisi Tikus Wistar (Rattus norvegicus) Yang Diinduksi Deksametason Dengan Pemberian Gel Madu Topikal = Histopathology of Wistar Rat Excision Wound Healing (Rattus norvegicus) Induced by Dexamethasone with Topical Honey Gel. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C031211020-9Me2DpfPVS51Aqrn-20250624131814.jpg
Download (389kB) | Preview
C031211020-1-2.pdf
Download (259kB)
C031211020-dp.pdf
Download (219kB)
C031211020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 21 February 2027.
Download (3MB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang. Kulit merupakan organ terbesar pada tubuh hewan dan manusia yang berfungsi menutupi bagian luar dari tubuh. Sebagai pelindung (barrier) dari paparan pertama dari luar, kulit mudah mengalami luka (Vulnus) baik secara mekanik maupun kimiawi. Proses perawatan dan pengobatan luka adalah hal yang penting dalam mempercepat penyembuhan luka. Saat ini, berbagai penelitian telah dilakukan dengan menggunakan herbal sebagai pengobatan alternatif dalam mempercepat penyembuhan luka. Salah satu diantaranya ialah menggunakan madu alami yang kaya akan beberapa senyawa fenolik, enzim, dan gula dengan potensi antioksidan, antikarsinogenik, antiinflamasi, dan antimikroba. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran histopatologi kesembuhan luka eksisi tikus Wistar (Rattus norvegicus) yang diinduksi deksametason dengan pemberian gel madu topikal. Metode. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan total sampel 24 ekor tikus wistar (Rattus norvegicus) yang dikelompokkan menjadi 8 kelompok perlakuan. Perlakuan dilakukan selama 14 hari pada masing-masing kelompok perlakuan. Kemudian dilakukan pengambilan organ kulit untuk diproses menjadi sediaan preparat histologi untuk dilakukan pengamatan. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan gambaran histopatologi kelompok perlakuan yang diinduksi deksametason dan diberikan madu topikal 10% dan 20% tidak menunjukkan penyembuhan luka yang lebih baik dari kelompok kontrol. Kesimpulan. Perlakuan madu topikal pada luka eksisi tikus yang diinduksi deksamteason tidak memberikaan pengaruh yang signifikan terhadap kesembuhan luka berdasarkan parameter inflamasi, vaskularisasi, keropeng dan epitelisasi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | deksametason; imunosupresan; madu; tikus. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Pendidikan Dokter Hewan |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 12 Dec 2025 06:11 |
| Last Modified: | 12 Dec 2025 06:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51426 |
