AZZAHRA, SABINA (2025) Dari Fandom ke Diri: Peran Social Connectedness terhadap Authenticity Pada Komunitas Penggemar K-Pop di Indonesia = From Fandom to Self: The Role of Social Connectedness on Authenticity within the K-Pop Fan Community in Indonesia. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211070-6pJ4QBt7VPLfhIGy-20250701213040.png
Download (613kB) | Preview
C021211070-1-2.pdf
Download (689kB)
C021211070-dp.pdf
Download (153kB)
C021211070-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 17 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Melalui kemajuan teknologi dan media sosial, K-Pop berhasil membentuk komunitas penggemar atau fandom, yang tidak hanya berperan sebagai wadah hiburan, tetapi juga sebagai ruang sosial bagi penggemar untuk membangun relasi. Dalam komunitas ini, kesamaan minat para anggota menciptakan social connectedness, yang mencerminkan perasaan menjadi bagian dari hubungan sosial. Namun, dinamika dalam fandom K-Pop juga seringkali menunjukkan adanya tekanan sosial. Norma yang menuntut partisipasi aktif seperti voting, streaming, dan pembelian merchandise kerap menimbulkan anggapan bahwa penggemar yang tidak mengikuti norma tersebut dianggap kurang loyal. Hal tersebut memicu perilaku penyesuaian diri individu yang kadang bertentangan dengan nilai pribadi, dan dalam jangka panjang dapat memengaruhi authenticity individu. Dalam konteks ini, social connectedness berpotensi memengaruhi authenticity, yaitu sejauh mana individu dapat menjadi dirinya sendiri dalam komunitas yang memiliki dinamika sosial kuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran social connectedness terhadap authenticity pada komunitas penggemar K-Pop di Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah voluntary sampling, dengan jumlah partisipan sebanyak 298 orang yang tergabung dalam komunitas penggemar K-Pop. Instrumen yang digunakan meliputi Social Connectedness Scale-Revised (SCS-R) dan Skala Autentisitas. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana. Hasil analisis menunjukkan bahwa diperoleh kekuatan effect sebesar 0,530 yang menunjukkan kekuatan hubungan yang kuat. Selain itu, diperoleh juga regression equation y=16.48+(0.360)x, yang menjelaskan bahwa arah hubungan kedua variabel adalah positif. Diperoleh pula nilai adjusted R square sebesar 0,279 dengan signifikansi (p < 0,001). Social connectedness berperan sebesar 28% terhadap authenticity. Semakin meningkat social connectedness maka semakin meningkat pula authenticity. Komunitas fandom yang suportif dapat menjadi ruang untuk mengekspresikan diri secara lebih autentik, namun tetap perlu memperhatikan adanya tekanan kelompok yang dapat mengganggu keaslian diri individu.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Social connectedness, authenticity, komunitas, fandom, K-Pop |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Psikologi |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 08 Dec 2025 07:11 |
| Last Modified: | 08 Dec 2025 07:11 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51342 |
