Gambaran Resiliensi Ibu dengan Anak Autisme Ditinjau dari Tingkat Self-Esteem = Overview of Resilience of Mothers with Autistic Children Seen from the Level of Self-Esteem


LESTARI, NABILA MUTHIAH (2025) Gambaran Resiliensi Ibu dengan Anak Autisme Ditinjau dari Tingkat Self-Esteem = Overview of Resilience of Mothers with Autistic Children Seen from the Level of Self-Esteem. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
C021211037-vhwXrzSDQFRNHPA1-20250703111232.jpg

Download (262kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
C021211037-1-2.pdf

Download (218kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
C021211037-dp.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
C021211037-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Anak dengan gangguan autisme memiliki keterbatasan dalam interaksi sosial, komunikasi, dan perilaku sehingga menuntut perhatian lebih dari orang tua, terutama ibu yang berperan utama dalam pengasuhan. Tantangan dalam merawat anak dengan gangguan autisme dapat memengaruhi kondisi psikologis ibu, sehingga dibutuhkan resiliensi. Salah satu faktor yang mendukung terbentuknya resiliensi adalah self-esteem. Self-esteem yang tinggi membantu individu dalam menghadapi situasi sulit secara positif dan konstruktif. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan resiliensi ibu yang memiliki anak dengan gangguan autisme ditinjau dari tingkat self-esteem. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain naratif. Partisipan terdiri dari tiga ibu yang memiliki anak dengan gangguan autisme yang dipilih berdasarkan hasil pengukuran self-esteem menggunakan Self-Esteem Scale (RSES) yang diadaptasi oleh Azwar kemudian diwawancarai secara mendalam. Hasil. Penelitian ini menemukan bahwa ibu dengan self-esteem tinggi menunjukkan aspek resiliensi yang lebih adaptif dan konsisten berdasarkan tujuh aspek menurut Reivich & Shatte, seperti emotion regulation, impulse control, optimism, causal analysis, empathy, self-efficacy, dan reaching out. Sebaliknya, ibu dengan self-esteem rendah menunjukkan keterbatasan dalam beberapa aspek tersebut, seperti kesulitan mengelola emosi, kurang percaya diri, serta keterbatasan dalam aspek empati. Kesimpulan. Tingkat self-esteem memengaruhi gambaran resiliensi ibu dalam merawat anak dengan autisme. Self-esteem yang tinggi mendukung terbentuknya resiliensi yang lebih adaptif dan positif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Ketangguhan; harga diri; ibu; autisme; pengasuhan
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kedokteran > Psikologi
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 11 Dec 2025 07:16
Last Modified: 11 Dec 2025 07:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51335

Actions (login required)

View Item
View Item