PERKEMBANGAN PENYAKIT BUSUK BUAH Phytophthora palmivora DAN Lasiodioplodia theobromae TANAMAN KAKAO PADA KEBUN DENGAN PENUTUPAN PENAUNG YANG BERBEDA DI KABUPATEN ENREKANG = DEVELOPMENT OF Phytophthora palmivora FRUIT ROT DISEASE AND Lasiodioplodia theobromae OF COCOA PLANTS IN PLANTATION WITH DIFFERENT SHADE CLOSURES IN ENREKANG REGENCY


NATASYAH, MUSRIFA (2025) PERKEMBANGAN PENYAKIT BUSUK BUAH Phytophthora palmivora DAN Lasiodioplodia theobromae TANAMAN KAKAO PADA KEBUN DENGAN PENUTUPAN PENAUNG YANG BERBEDA DI KABUPATEN ENREKANG = DEVELOPMENT OF Phytophthora palmivora FRUIT ROT DISEASE AND Lasiodioplodia theobromae OF COCOA PLANTS IN PLANTATION WITH DIFFERENT SHADE CLOSURES IN ENREKANG REGENCY. Skripsi thesis, UNIVERSITAS HASANUDDIN MAKASSAR.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G061211011-Lt4JGDigzheZ8WV9-20250613125636.jpeg

Download (129kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G061211011-1-2.pdf

Download (606kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
G061211011-dp.pdf

Download (211kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G061211011-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 26 May 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK MUSRIFA NATASYAH (G061211011) Perkembangan penyakit busuk buah Phytophthora palmivora dan Lasiodioplodia theobromae tanaman kakao pada kebun dengan penutupan penaung yang berbeda di Kabupaten Enrekang. (dibimbing oleh Ade Rosmana) Latar Belakang. Kakao berperan sebagai salah satu komoditas perkebunan yang penting bagi perekomonian Indonesia, dikarenakan potensi kakao dalam penyediaan lapangan kerja dan penghasil devisa melalui kegiatan ekspor. Dalam budidaya tanaman kakao, faktor yang menyebabkan penurunan produktivitas kakao adalah penyakit busuk buah kakao. Busuk buah adalah penyakit yang terpenting dalam budidaya kakao di Indonesia. Besarnya kerugian sangat berbeda antarkebun, bervariasi antara 26% dan 50%. Cendawan yang menyebabkan busuk buah pada kakao adalah cendawan Phytophthora palmivora dan Lasiodioplodia theobromae. P. palmivora adalah spesies utama yang menyerang semua fase perkembangan buah kakao di Indonesia, mematikan 10% pohon kakao setiap tahun. L. theobromae adalah cendawan patogen ekonomi penting yang ditemukan di daerah tropis dan subtropis, yang menyebabkan berbagai penyakit. Tujuan. Penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penutup naungan terhadap perkembangan penyakit busuk buah disebabkan oleh P. palmivora dan L. theobromae. Metode. Penelitian ini dilakukan dengan survey pengamatan secara langsung insidensi penyakit terhadap tiga lahan tanaman kakao. Hasil. Penelitian menunjukkan bahwa gejala serangan penyakit busuk buah disebabkan cendawan P. palmivora sangat berkembang pada kondisi naungan tertutup dengan persentase insidensi tertinggi berada pada bulan november tahun 2024 rata-rata 29% dengan intensitas cahaya yang minim 668 lux Sedangkan, serangan busuk buah disebabkan cendawan L. theobromae berkembang pada kondisi naungan yang terbuka. Insidensi tertinggi berada pada bulan oktober tahun 2024 dengan rata-rata insidensi 44% dengan intensitas cahaya yang tinggi 7422 lux. Kesimpulan. kelembaban yang dipengaruhi oleh intensitas cahaya dapat mempengaruhi perkembangan penyakit busuk buah kakao disebebkan oleh cendawan P. palmivora dan L. theobromae. Intensitas cahaya yang tinggi mendukung perkembangan cendawan P. palmivora sedangkan Intensitas cahaya yang rendah mendukung perkembangan cendawan L. theobromae.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: cendawan, intensitas cahaya , insidensi, kelembaban, perkembangan
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Teknologi Produksi Tanaman Pangan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 11 Dec 2025 06:05
Last Modified: 11 Dec 2025 06:05
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51304

Actions (login required)

View Item
View Item