Eksistensi Basa Torilangiq sebagai Alat Komunikasi Transendental dalam Komunitas Bissu di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep = The Existence of Torilangiq Language as Transendental Communication Tool in The Bissu Community in The in Immediate District in Segeri and PangkepABSTRAK Sy. Faika Muzaenab Al-Habsyi, 2025. Eksistensi Basa Torilangiq sebagai Alat Komunikasi Transendental dalam Komunitas Bissu di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep (dibimbing oleh Pammuda, S.S., M.Si.).


AL-HABSYI, SY. FAIKA MUZAENAB MUZAENAB (2025) Eksistensi Basa Torilangiq sebagai Alat Komunikasi Transendental dalam Komunitas Bissu di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep = The Existence of Torilangiq Language as Transendental Communication Tool in The Bissu Community in The in Immediate District in Segeri and PangkepABSTRAK Sy. Faika Muzaenab Al-Habsyi, 2025. Eksistensi Basa Torilangiq sebagai Alat Komunikasi Transendental dalam Komunitas Bissu di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep (dibimbing oleh Pammuda, S.S., M.Si.). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F021181308-Cover.jpg

Download (36kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F021181308-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (292kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F021181308-dp(FILEminimizer).pdf

Download (169kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F021181308-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Sy. Faika Muzaenab Al-Habsyi, 2025. Eksistensi Basa Torilangiq sebagai Alat Komunikasi Transendental dalam Komunitas Bissu di Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep (dibimbing oleh Pammuda, S.S., M.Si.). Bahasa torilangiq atau basa torilangiq adalah bahasa Bugis kuno yang sampai sekarang masih digunakan oleh salah satu penuturnya, yaitu bissu. Bissu merupakan seorang pendeta dan juga penasihat raja pada masa berjayanya kerajaan-kerajaan Bugis-Makassar masa pra-Islam. Selain itu, bissu juga berperan sebagai seorang dukun, indoq botting, dan pelestari budaya Bugis di masa kini. Bahasa torilangiq yang hanya eksis dan dituturkan oleh para bissu merupakan bahasa yang mampu menghubungkan antara jiwa bissu dengan para Dewata yang dalam hal ini berfungsi sebagai alat komunikasi transendental. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan eksistensi bahasa torilangiq, fungsi dan perannya, serta bentuk dari komunikasi transendental dalam bahasa torilangiq yang digunakan oleh komunitas bissu itu sendiri. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan data berupa hasil observasi dan wawancara yang dijabarkan dengan analisis yang kuat. Teori yang digunakan adalah model komunikasi Lasswell berupa ungkapan verbal, yakni: who, says what, in which channel, to whom, with what effect. Model Lasswell ini sejalan untuk digunakan dan diterapkan dalam model komunikasi transendental yang digunakan dalam basa torilangiq. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa eksistensi basa torilangiq masih ada dan kuat hingga kini yang digunakan dalam komunitas bissu yang berada di Kelurahan Bontomate’ne, Kecamatan Segeri. Sedangkan, bentuk komunikasi dari basa torilangiq adalah berupa permohonan doa kepada Sang Dewata atau Yang Maha Kuasa melalui berbagai cara, seperti lantunan-lantunan syair, nyanyian, termasuk dengan melalui tradisi tarian maggiri. Kemudian, fungsi dan peran bahasa torilangiq dalam lingkungan yaitu sebagai mediator atau perantara dalam berkomunikasi dan untuk membantu bissu agar bisa terhubung dengan Dewata.

Kata kunci: bissu, basa torilangiq, komunikasi transendental.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bissu, torilangiq language, transcendental communication.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 10 Dec 2025 07:45
Last Modified: 10 Dec 2025 07:45
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51257

Actions (login required)

View Item
View Item