ERMAWATI, ERMAWATI (2025) PENGEMBANGAN MIKROKAPSUL EKSTRAK KULIT BUAH SEMANGKA (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum.) SEBAGAI ANTIDIABETES SECARA IN SILICO, IN VITRO DAN IN VIVO PADA MENCIT (Mus musculus) = DEVELOPMENT OF MICROCAPSULE FOR WATERMELON PEEL EXTRACT (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum) AS AN ANTIDIABETIC BY IN SILICO, IN VITRO, AND IN VIVO IN MICE (Mus musculus). Disertasi thesis, Universitas Hasanuddin.
C013221004-HQYerM16Lc3hviPz-20250630161530.jpg
Download (348kB) | Preview
C013221004-1-2.pdf
Download (1MB)
C013221004-dp.pdf
Download (288kB)
C013221004-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.
Download (16MB)
Abstract (Abstrak)
ERMAWATI, Pengembangan Formula Mikrokapsul Ekstrak Kulit Buah Semangka (Citrullus lanatus (Thunb.) Matsum.) Sebagai Antidiabetes Secara In Silico, In Vitro Dan In Vivo Pada Mencit (Mus musculus). (Dibimbing oleh Ahyar Ahmad, Sartini, Yanti Leman). Tujuan dari penelitian ini adalah uUntuk mengembangkan formula mikrokapsul ekstrak kulit buah semangka sebagai agen antidiabetes dan menguji efektivitasnya secara in silico, in vitro dan in vivo. Diabetes mellitus adalah penyakit metabolik yang ditunjukkan oleh peningkatan kadar glukosa dalam darah. Ekstrak kulit buah semangka, yang mengandung berbagai komponen bioaktif, seperti flavonoid dan asam amino L-citrullin, yang merupakan prekursor nitrit oksida, menjadikannya sebagai kandidat potensial untuk digunakan sebagai agen antidiabetik. Penurunan bioavailabilitas oksida nitrat dikaitkan dengan resistensi insulin. Metode. Formula mikrokapsul disiapkan menggunakan teknik freeze drying. Uji in silico dilakukan terhadap hasil analisis GC-MS dan LC-MS/MS dalam penghambatan enzim α-glukosidase, uji in vitro dilakukan untuk mengukur aktivitas inhibisi terhadap enzim α-glukosidase, sementara uji in vivo dilakukan untuk mengevaluasi efek antihiperglikemik dari mikrokapsul ekstrak kulit buah semangka pada mencit yang diinduksi dengan Streptozosin, melalui pengukuran kadar glukosa darah dan kadar nitrit oksida. Hasil. Berdasarkan hasil simulasi in silico, ligan menunjukkan afinitas ikatan yang tinggi terhadap protein target, yang ditandai dengan nilai energi ikatan yang rendah serta pembentukan beberapa ikatan hidrogen yang mendukung stabilitas kompleks ligan-protein. Uji in vitro, kontrol positif, ekstrak kulit buah semangka, serta formula mikrokapsul FI, FII, dan FIII menunjukkan aktivitas inhibisi terhadap enzim α-glukosidase dengan nilai IC50 berturut-turut sebesar 40,077 μg/mL, 47,093 μg/mL, 48,219 μg/mL, 49,540 μg/mL, dan 41,586 μg/mL dengan kategori sangat kuat. Pada uji in vivo, formula mikrokapsul ekstrak kulit semangka menunjukkan penurunan yang sangat signifikan pada kadar glukosa darah, dengan rata-rata penurunan sebesar 61,96% yang tidak signifikan dengan kontrol positif. Selain itu, pengukuran kadar nitrit oksida juga menunjukkan peningkatan yang sangat signifikan pada kelompok yang diberi mikrokapsul. Berdasarkan hasil penelitian, maka menyimpulkan bahwa mikrokapsul ekstrak kulit buah semangka memiliki potensi sebagai agen antidiabetes. Kata Kunci: Citrullus lanatus, Mikrokapsul, In Silico, In vitro, In vivo, Antidiabetes.
| Item Type: | Thesis (Disertasi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Citrullus lanatus, Mikrokapsul, In Silico, In vitro, In vivo, Antidiabetes. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > Ilmu Kedokteran |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 10 Dec 2025 01:52 |
| Last Modified: | 10 Dec 2025 01:52 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51243 |
