HUBUNGAN POSTURAL DUDUK MAKAN NON ERGONOMIS SESUAI ANALISIS RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) DAN KELENGKUNGAN VERTEBRAE THORACALIS PADA PELAJAR BOARDING SCHOOL = THE RELATIONSHIP BETWEEN NON-ERGONOMIC DINING SEAT POSTURAL ANALYSIS WITH RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) AND THORACALIS VERTEBRAE CURVATURE IN BOARDING SCHOOL STUDENTS


ABDILLAH, MUHAMMAD KHAKIM (2025) HUBUNGAN POSTURAL DUDUK MAKAN NON ERGONOMIS SESUAI ANALISIS RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) DAN KELENGKUNGAN VERTEBRAE THORACALIS PADA PELAJAR BOARDING SCHOOL = THE RELATIONSHIP BETWEEN NON-ERGONOMIC DINING SEAT POSTURAL ANALYSIS WITH RULA (RAPID UPPER LIMB ASSESSMENT) AND THORACALIS VERTEBRAE CURVATURE IN BOARDING SCHOOL STUDENTS. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
P062231020-sncoRNUb47aGEyYt-20250515191012.jpg

Download (377kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
P062231020-1-2.pdf

Download (755kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
P062231020-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
P062231020-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 8 May 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK Abdillah, Muhammad Khakim. Hubungan Postural Duduk Makan Non Ergonomis Sesuai Analisis Rula (Rapid Upper Limb Assessment) Dengan Kelengkungan Vertebrae Thoracalis Pada Pelajar Boarding School”. (dibimbing oleh Siti Rafiah, Nirwana Fitriani Walenna) Latar Belakang : Manusia menghabiskan waktu dalam posisi duduk rata-rata sekitar 6 jam sehari, dan 37% diantaranya duduk lebih dari 8 jam. Remaja menghabiskan waktu duduk lebih banyak dalam sehari ketika aktifitas sekolah. Postur duduk ergonomis sangat penting dilakukan untuk mempertahankan kelengkungan kurva tulang belakang yang stabil. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara postur duduk makan ergonomis dan non-ergonomis, yang dinilai menggunakan Rapid Upper Limb Assessment (RULA), dengan kelengkungan tulang belakang toraks pada pelajar di dua sekolah berasrama di Daerah Istimewa Yogyakarta. Metode : Sebanyak 360 siswa berusia 12-18 tahun berpartisipasi dalam penelitian ini, dipilih menggunakan metode purposive sampling dengan kriteria inklusi dan eksklusi yang telah ditetapkan. Penelitian ini mengukur sudut Cobb pada tiga posisi: berdiri tegak, duduk tegak, dan duduk makan. Analisis RULA dilakukan untuk mengklasifikasikan postur duduk makan sebagai ergonomis atau non-ergonomis. Data dianalisis menggunakan analitik observasional dan uji korelasi chi-square, Spearman, dan Pearson. Hasil : penelitian menunjukkan bahwa postur duduk makan non-ergonomis secara signifikan meningkatkan sudut Cobb dibandingkan dengan postur duduk tegak dan ergonomis. Perbandingan sudut Cobb pada posisi duduk makan dan duduk tegak pada tempat duduk non-ergonomis untuk responden yang tinggal <3 tahun adalah ≈ 3,03, dan untuk responden yang tinggal >3 tahun adalah ≈ 2,63. Pada tempat duduk ergonomis, perbandingannya adalah ≈ 1,998. Terdapat korelasi signifikan antara usia dan Indeks Massa Tubuh (IMT) dengan sudut Cobb hanya pada posisi duduk makan. Kesimpulan : Analisis RULA menunjukkan bahwa tempat duduk non-ergonomis berkontribusi pada peningkatan kelengkungan vertebrae thoracalis. Kejadian kifosis hampir dialami semua responden saat duduk makan, namun sudut Cobb lebih rendah pada responden yang menggunakan tempat duduk ergonomis.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Kata Kunci : Postur Duduk Makan, Ergonomis, Non-Ergonomis, Analisis RULA (Rapid Upper Limb Assessment), Kelengkungan Vertebrae Thoracalis, Sudut Cobb.
Subjects: R Medicine > R Medicine (General)
Divisions (Program Studi): Program Pascasarjana > Ilmu Biomedik
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 24 Dec 2025 06:16
Last Modified: 24 Dec 2025 06:16
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51234

Actions (login required)

View Item
View Item