Pemanfaatan Tanaman Obat pada Lahan Pekarangan di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara = Utilization of Medicinal Plants in Home Gardens in Mentirotiku Urban Village, Rantepao District, North Toraja Regency


REZA, REZA (2025) Pemanfaatan Tanaman Obat pada Lahan Pekarangan di Kelurahan Mentirotiku, Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara = Utilization of Medicinal Plants in Home Gardens in Mentirotiku Urban Village, Rantepao District, North Toraja Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Sampul]
Preview
Image (Sampul)
M011181396-vT3EMUKWPlLQ8nND-20250602163427.jpg

Download (340kB) | Preview
[thumbnail of Bab I - 2] Text (Bab I - 2)
M011181396-1-2.pdf

Download (136kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka] Text (Daftar Pustaka)
M011181396-dp.pdf

Download (129kB)
[thumbnail of Full Teks] Text (Full Teks)
M011181396-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 20 May 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Pemanfaatan tumbuhan sebagai obat telah lama menjadi bagian dari tradisi masyarakat Indonesia dan berkembang secara turun-temurun. Di Kelurahan Mentirotiku, masyarakat masih memanfaatkan lahan pekarangan untuk menanam tanaman obat sebagai alternatif pengobatan tradisional. Hal ini menjadi penting diteliti karena masih minimnya kajian ilmiah mengenai potensi dan pemanfaatan tanaman obat di wilayah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis tanaman obat, cara pemanfaatan dan pengolahannya, serta jenis penyakit yang dapat diobati dengan tanaman obat yang ditemukan di lahan pekarangan masyarakat Kelurahan Mentirotiku. Metode penelitian yang di gunakan adalah survei dengan penempatan plot secara purposive sampling, dengan ukuran plot 20x20 m, serta wawancara kepada 30 responden dengan teknik snowball sampling. Data dianalisis secara kuantitaf, kualitatif dan deskriptif berdasarkan jenis tanaman, bagian yang digunakan, dan manfaatnya. Hasil Penelitian ditemukan 25 jenis tanaman obat yang didominasi oleh tumbuhan herba (40%), seperti kunyit, jahe, temulawak, dan daun miana. Daun merupakan bagian tanaman yang paling banyak dimanfaatkan (60%). Pengolahan bahan tanaman obat umumnya dilakukan dengan cara direbus, ditumbuk, atau diminum langsung. Jenis penyakit yang dapat diobati meliputi kanker, batu ginjal, diabetes, asam urat, maag, dan lainnya. Lahan pekarangan di Kelurahan Mentirotiku memiliki keanekaragaman tanaman obat yang tinggi dan berpotensi sebagai sumber pengobatan tradisional. Pengetahuan masyarakat tentang pemanfaatan tanaman obat masih bersifat turun-temurun dan memerlukan dokumentasi serta kajian lebih lanjut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tanaman obat, lahan pekarangan, pemanfaatan, Rantepao, etnobotani
Subjects: S Agriculture > SD Forestry
Divisions (Program Studi): Fakultas Kehutanan > Kehutanan
Depositing User: - Andi Anna
Date Deposited: 27 Nov 2025 07:08
Last Modified: 27 Nov 2025 07:08
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51015

Actions (login required)

View Item
View Item