PENGAWASAN DINAS SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA TERLANTAR DI KOTA MAKASSAR = SUPERVISION OF SOCIAL SERVICES IN THE PROTECTION OF HUMAN RIGHTS OF PEOPLE WITH NEIGHBORHOOD MENTAL DISORDERS IN MAKASSAR CITY


FARADIBAH, SYAHKIRAH NUR (2025) PENGAWASAN DINAS SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA TERLANTAR DI KOTA MAKASSAR = SUPERVISION OF SOCIAL SERVICES IN THE PROTECTION OF HUMAN RIGHTS OF PEOPLE WITH NEIGHBORHOOD MENTAL DISORDERS IN MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
B021211057-GflZ8Dru5NXQKdUg-20250820191702.jpg

Download (198kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
B021211057-1-2.pdf

Download (170kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
B021211057-dp.pdf

Download (19kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
B021211057-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 19 August 2027.

Download (807kB)

Abstract (Abstrak)

ABSTRAK SYAHKIRAH NUR FARADIBAH. PENGAWASAN DINAS SOSIAL DALAM PERLINDUNGAN HAK ASASI MANUSIA ORANG DENGAN GANGGUAN JIWA TERLANTAR DI KOTA MAKASSAR (dibimbing oleh ANDI SYAHWIAH A. SAPIDDIN). Latar Belakang: Tingginya jumlah Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) terlantar di Kota Makassar menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap pemenuhan hak-hak dasar mereka. Sebagai subjek hukum yang rentan, ODGJ memiliki hak atas perlindungan hukum, akses terhadap perawatan medis, bantuan sosial, serta jaminan hidup yang layak sesuai dengan martabat kemanusiaan. Namun, dalam praktiknya, perlindungan terhadap ODGJ masih jauh dari ideal. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran pengawasan Dinas Sosial Kota Makassar dalam menjamin pemenuhan Hak Asasi Manusia bagi ODGJ terlantar. Metode: Penelitian menggunakan metode hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan pihak Dinas Sosial, observasi lapangan, dan studi dokumentasi terhadap kebijakan yang berlaku. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengawasan yang dilakukan mencakup tahap promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan pemantauan. Namun efektivitasnya masih terhambat oleh sejumlah faktor, di antaranya keterbatasan regulasi teknis di tingkat daerah, kekurangan tenaga profesional, minimnya fasilitas pendukung seperti rumah singgah dan ambulans khusus, serta rendahnya kesadaran masyarakat terhadap isu kesehatan jiwa. Selain itu, nilai-nilai budaya yang masih memandang gangguan jiwa sebagai sesuatu yang tabu turut memperkuat stigma terhadap ODGJ. Kesimpulan: Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas sektor, penguatan regulasi, dan pendekatan berbasis hak asasi manusia agar pengawasan dan perlindungan terhadap ODGJ dapat dilaksanakan secara optimal, manusiawi, dan berkeadilan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Dinas Sosial; Hak Asasi Manusia; Kota Makassar; Pengawasan; Perlindungan Hukum; Perlindungan ODGJ.
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Hukum > Hukum Administrasi Negara
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 27 Nov 2025 07:04
Last Modified: 27 Nov 2025 07:04
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/51012

Actions (login required)

View Item
View Item