ANALISIS KOMPARATIF TERHADAP ERODIBILITAS TANAH PADA SISTEM AGROFORESTRI KOPI DAN KAKAO DI LEMBANG BATUSURA’, KECAMATAN REMBON =COMPARATIVE ANALYSIS OF SOIL ERODIBILITY IN COFFEE AND COCOA AGROFORESTRY SYSTEMS IN LEMBANG BATUSURA’, REMBON DISTRICT


BULI, TRI VESHA ASSA' (2025) ANALISIS KOMPARATIF TERHADAP ERODIBILITAS TANAH PADA SISTEM AGROFORESTRI KOPI DAN KAKAO DI LEMBANG BATUSURA’, KECAMATAN REMBON =COMPARATIVE ANALYSIS OF SOIL ERODIBILITY IN COFFEE AND COCOA AGROFORESTRY SYSTEMS IN LEMBANG BATUSURA’, REMBON DISTRICT. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
G051211004-FtAVhkUribLp90M3-20250702123057.jpeg

Download (312kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1-2] Text (Bab 1-2)
G051211004-1-2.pdf

Download (685kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
G051211004-dp.pdf

Download (472kB)
[thumbnail of Fulltext] Text (Fulltext)
G051211004-fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 1 July 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

TRI VESHA ASSA’ BULI. Analisis Komparatif terhadap Erodibilitas Tanah Pada Sistem Agroforestri Kopi dan Kakao di Lembang Batusura’, Kecamatan Rembon (Dibimbing oleh Muh. Nathan). Latar Belakang. Model agroforestri yang berkembang dan dapat dijumpai di Kecamatan Rembon, khususnya di Lembang Batusura’, antara lain adalah agroforestri tanaman kopi dan kakao. Sistem agroforestri merupakan bentuk pengelolaan lahan yang mengintegrasikan tanaman utama, seperti kopi dan kakao, dengan pohon pelindung dalam satu kesatuan area. Penerapan sistem ini memiliki berbagai manfaat, salah satunya adalah menekan tingkat erodibilitas tanah. Pohon pelindung di sekitar tanaman utama berfungsi menyediakan naungan, memperbaiki struktur tanah, meningkatkan kandungan bahan organik, serta mengurangi aliran permukaan. Seluruh manfaat tersebut secara sinergis dapat menurunkan risiko erosi dan menjaga kualitas lahan.Tujuan. Menduga tingkat erodibilitas tanah pada sistem penggunaan lahan agroforestri tanaman kopi dan agroforestri tanaman kakao di Kecamatan Rembon, Lembang Batusura’. Metode. Penentuan titik sampel dilakukan secara purpossive sampling, yaitu berdasarkan kriteria tertentu yang diamati langsung di lapangan. Analisis data menggunakan pendekatan komparatif, dengan membandingkan masing-masing parameter antara dua jenis penggunaan lahan. Parameter yang diamati meliputi tekstur tanah, permeabilitas, kandungan C-organik, struktur tanah, dan tingkat erodibilitas. Hasil. Tingkat erodibilitas tanah tertinggi ditemukan pada lahan dengan tanaman kakao, dengan nilai rata-rata sebesar 0,33. Sebaliknya, tingkat erodibilitas terendah terdapat pada lahan tanaman kopi, dengan rata-rata sebesar 0,17. Selain itu, erodibilitas tanah pada kemiringan lereng 25% lebih tinggi dibandingkan dengan lereng 15%, menunjukkan bahwa kemiringan lereng turut mempengaruhi tingkat erodibilitas tanah. Kesimpulan. Rata-rata nilai erodibilitas pada lahan tanaman kopi sebesar 0,17, sedangkan pada lahan tanaman kakao sebesar 0,33. Kedua jenis penggunaan lahan tersebut memiliki tekstur tanah dengan persentase pasir yang cenderung tinggi, tipe struktur tanah granular halus, kandungan bahan organik sangat tinggi, serta laju permeabilitas yang tergolong cepat. Selain itu, semakin tinggi kemiringan lereng, nilai erodibilitas tanah cenderung meningkat. Kata Kunci: Erodibilitas, Kopi, Kakao, Agroforestri.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Erodibilitas, Kopi, Kakao, Agroforestri.
Subjects: S Agriculture > S Agriculture (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Pertanian > Ilmu Tanah
Depositing User: Nasyir Nompo
Date Deposited: 25 Nov 2025 01:50
Last Modified: 25 Nov 2025 01:50
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50936

Actions (login required)

View Item
View Item