SEPHIA, SEPHIA (2025) Persepsi Masyarakat Bugis terhadap Tradisi Mappanoq Risalo di Desa Taraweang Kabupaten Pangkep = Perception of Bugis Community towards Mappanoq Risalo Tradition in Taraweang Village, Pangkep Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
F021201013-Cover.jpg
Download (384kB) | Preview
F021201013-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (309kB)
F021201013-dp(FILEminimizer).pdf
Download (172kB)
F021201013-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 16 April 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
SEPHIA. 2025. Persepsi Masyarakat Bugis terhadap Tradisi Mappanoq Risalo di Desa Taraweang Kabupaten Pangkep (dibimbing oleh Dafirah). Latar belakang. Tradisi Mappanoq Risalo yang dilaksankan oleh masyarakat Bugis yang ada di Desa Taraweang Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep merupakan sebuah tradisi turun temurun yang dilaksanakan saat setelah acara pernikahan, acara sunat, setelah melahirkan, saat akan merantau, dan masyarakat yang percaya memiliki kembaran buaya. Tradisi ini dilaksakan sebagai bentuk rasa syukur dan tolak bala kepada roh nenek moyang La Marupé atau pemilik desa Punnana Wanua dengan cara menghanyutkan persembahan ke sungai. Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui persepsi orang tua dan remaja terhadap Tradisi Mappanoq Risalo sebagai bentuk pelestarian sebuah tradisi. Metode. Jenis penelitian yang digunakan adalah motode campuran yaitu penelitian kuantitatif dengan triangulasi berupa angka-angka dan menggunakan penelitian kualitatif yang berupa rincian-rincian deskriptif. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan wawancara. Hasil. Penelitian ini menunjukkan bahwa, (1) Tingkat persepsi orang tua pada masyarakat bugis terhadap Tradisi Mappanoq Risalo di Desa Taraweang Kacamatan Labbakang Kabupaten Pangkep yakni sebesar 70% pada kategori sangat baik dan 30% pada kategori baik, sehingga persepsi yang dimiliki golongan orang tua masuk dalam kategori sangat positif terhadap Tradisi Mappanoq Risalo. (2) Tingkat persepsi remaja pada masyarakat bugis terhadap Tradisi Mappanoq Risalo di Desa Taraweang Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep yakni sebesar 24% pada kategori sangat baik dan 76% pada kategori baik, sehingga persepsi yang dimiliki golongan remaja masuk dalam kategori cukup positif terhadap Tradisi Mappanoq Risalo. Selain itu, terdapat faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat di Desa Taraweang hal ini berdasarkan teori yang dikemukakan oleh Rhenald Kasali. Adapun faktor-faktor yang memengaruhi persepsi masyarakat Bugis terhadap Tradisi Mappnoq Ri Salo di Desa Taraweang Kecamatan Labakkang Kabupaten Pangkep yaitu, (1) Latar Belakang Budaya, (2) Pengalaman Masa Lalu, (3) Nilai-nilai yang dianut, dan (4) Berita-berita yang berkembang.
Keywords: Perception, Perception Level of Parents and Teenagers, Mappanoq Risalo Tradition.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perception, Perception Level of Parents and Teenagers, Mappanoq Risalo Tradition. |
| Subjects: | P Language and Literature > P Philology. Linguistics |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Budaya > Sastra Bugis-Makassar |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 19 Nov 2025 02:48 |
| Last Modified: | 19 Nov 2025 02:48 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50807 |
