ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN RAJA CHARLES III SETELAH KEMANGKATAN RATU ELIZABETH II PADA MEDIA DARING BERBAHASA PRANCIS = FRAMING ANALYSIS OF THE NEWS OF KING CHARLES III AFTER QUEEN ELIZABETH II PASSED AWAY IN FRENCH LANGUAGE ONLINE MEDIA


SAIDY, HUMAIDY NUR (2025) ANALISIS FRAMING TERHADAP PEMBERITAAN RAJA CHARLES III SETELAH KEMANGKATAN RATU ELIZABETH II PADA MEDIA DARING BERBAHASA PRANCIS = FRAMING ANALYSIS OF THE NEWS OF KING CHARLES III AFTER QUEEN ELIZABETH II PASSED AWAY IN FRENCH LANGUAGE ONLINE MEDIA. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
F012221008-Cover.jpg

Download (262kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
F012221008-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (582kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
F012221008-dp(FILEminimizer).pdf

Download (340kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
F012221008-fullllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan menganalisis framing pemberitaan Raja Charles III setelah kemangkatan Ratu Elizabeth II pada media daring berbahasa Prancis Le Monde dan Le Figaro. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis framing model Zhongdang Pan dan Kosicki. Metode ini mencakup empat dimensi struktural yaitu sintaksis, skrip, tematik, dan retoris yang digunakan untuk mengidentifikasi bagaimana media membingkai berita tentang Raja Charles III pascakemangkatan Ratu Elizabeth II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua media menyajikan framing positif terhadap Raja Charles III, tetapi dengan penyajian yang berbeda. Keduanya berusaha menyeimbangkan citra Charles dari berbagai sudut pandang, baik positif maupun negatif. Le Monde membingkai Charles dengan citra konstitusional, sedangkan Le Figaro membingkai Charles dengan citra transformasi. Dari segi penyajian berita, Le Monde fokus pada informasi faktual, dibuktikan dengan banyaknya detail peristiwa, kurangnya penggunaan opini atau argumen yang dibentuk oleh wartawan, dan menghindari informasi yang kurang faktual. Le Figaro lebih berani dalam menyajikan opini dan pendapat yang sifatnya lebih abstrak dan subjektif. Tidak ditemukan indikasi bahwa salah satu media acuan ini kontra terhadap sistem monarki yang notabene memiliki sejarah yang buruk bagi masyarakat Prancis. Poros ideologi media tidak tercermin pada berita ini.

Keyword : framing, analisis wacana, media daring, Charles III, monarki Inggris.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Framing, Discourse Analysis, Online Media, Charles III, British Monarchy.
Subjects: P Language and Literature > P Philology. Linguistics
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Budaya > Ilmu Linguistik
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 19 Nov 2025 00:25
Last Modified: 19 Nov 2025 00:25
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50795

Actions (login required)

View Item
View Item