PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI MAGGOT (Hermetia illucens) YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI SAMPAH ORGANIK AMPAS TAHU DENGAN FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA = Growth and Production of Maggots (Hermetia Illucens) Fed with Fermented Organic Waste from Tofu Dregs with Different Feeding Frequencies


HUDDIN, MIFTHA (2025) PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI MAGGOT (Hermetia illucens) YANG DIBERI PAKAN FERMENTASI SAMPAH ORGANIK AMPAS TAHU DENGAN FREKUENSI PEMBERIAN PAKAN YANG BERBEDA = Growth and Production of Maggots (Hermetia Illucens) Fed with Fermented Organic Waste from Tofu Dregs with Different Feeding Frequencies. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031211050-Cover.jpg

Download (422kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L031211050-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (332kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031211050-dp(FILEminimizer).pdf

Download (176kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031211050-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 19 June 2027.

Download (857kB)

Abstract (Abstrak)

Abstrak MIFTHA HUDDIN. “Pertumbuhan Dan Produksi Maggot (Hermetia Illucens) Yang Diberi Pakan Fermentasi Sampah Organik Ampas Tahu Dengan Frekuensi Pemberian Pakan Yang Berbeda” (dibimbing oleh Ibu Badraeni, MP). Latar belakang. Maggot (Hermetia illucens) merupakan larva lalat Black Soldier Fly (BSF) atau serangga bunga. Maggot merupakan salah satu jenis organisme potensial untuk dimanfaatkan antara lain sebagai agen pengurai limbah organik dan sebagai pakan tambahan bagi ikan. Adapun keunggulan maggot yang lain yaitu memiliki kandungan protein dan lemak yang tinggi, memiliki tekstur yang kenyal, dan memiliki kemampuan untuk mengeluarkan enzim alam sehingga bahan yang sebelumnya sulit dicerna dapat disederhanakan dan dapat dimanfaatkan oleh ikan. Dalam perkembangannya maggot memerlukan media tumbuh sebagai pakan yang digunakan untuk pertumbuhannya, yang nantinya akan menentukan kualitas maggot yang dihasilkan seperti massa, panjang, dan kadar proteinnya. Sampah organik dan ampas tahu adalah jenis limbah yang paling sering dimanfaatkan dan digunakan sebagai pakan maggot. Sampah organik menjadi andalan pembudidaya maggot terutama yang sudah skala besar. Kelebihan menggunakan sampah organik adalah cukup mudah ditemukan karena jumlahnya cukup melimpah serta biayanya jauh lebih murah dan memiliki kandungan protein 21,91% Metode. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 7–20 Maret 2025 yang bertempat di Hatchery Universitas Hasanuddin, Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan, Departemen Perikanan. Kota Makassar, Provinsi Sulawesi selatan. Hewan uji yang digunakan pada penelitian ini yaitu bibit maggot yang baru berumur 5 hari dengan ukuran awal berkisar antara 0,00102 g/ind. Penelitian dirancang dengan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri atas perlakuan dan setiap perlakuan mempunyai 3 kali ulangan sehingga jumlah total unit penelitian dalah 12 unit yang terdiri dari 4 perlakuan yaitu (A) 5 kali frekuensi pemberian pakan, (B) 4 kali frekuensi pemberian pakan, (C) 3 kali frekuensi pemberian pakan, (D) 2 kali frekuensi pemberian pakan.Hasil. Data hasil penelitian yang dianalisis menggunakan uji One Way ANOVA, menunjukkan bahwa frekuensi pemberian pakan berpengaruh nyata (P<0,01) terhadap pertumbuhan dan poduksi maggot. Selanjutnya hasil uji lanjut W tuckey menunjukkan bahwa, pertumbuhan mutlak (g) secara nyata (P<0.05) didapatkan lebih tinggi pada 2 kali frekuensi pemberian pakan (0.14 ± 0.01) dan produksi sebesar (285.813 ± 3.990). Kesimpulan. Berdasarkan hasil pengamatan terhadap parameter pertumbuhan mutlak dan produksi maggot pada frekuensi pemberian pakan yang berbeda maka dapat disimpulkan bahwa frekuensi pemberian pakan 2 kali dalam satu siklus hidup berbeda nyata pada pertumbuhan 0.14 ± 0.01 (g) dan produksi 285.813 ± 3.990 g/cm2 . Kata kunci: Frekuensi, Maggot, Pertumbuhan,Produksi.

Kata kunci: Frekuensi, Maggot, Pertumbuhan,Produksi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Frequency, Maggot, Growth, Production.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 13 Nov 2025 00:47
Last Modified: 13 Nov 2025 00:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50648

Actions (login required)

View Item
View Item