PENGARUH PERBEDAAN WARNA WADAH TERHADAP KEPADATAN Thalassiosira sp. DENGAN PENGGUNAAN BIOSSAY CM (Color Mapping) = THE EFFECT OF CONTAINER COLOR DIFFERENCES ON THE DENSITY OF Thalassiosira sp. USING BIOASSAY CM (Color Mapping)


YUSRINA, HASYYATI (2025) PENGARUH PERBEDAAN WARNA WADAH TERHADAP KEPADATAN Thalassiosira sp. DENGAN PENGGUNAAN BIOSSAY CM (Color Mapping) = THE EFFECT OF CONTAINER COLOR DIFFERENCES ON THE DENSITY OF Thalassiosira sp. USING BIOASSAY CM (Color Mapping). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L031211043-Cover.jpeg

Download (49kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L031211043-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (236kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L031211043-dp(FILEminimizer).pdf

Download (68kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L031211043-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 20 June 2027.

Download (903kB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. kepadatan Thalassiosira sp. dalam kultur sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan, termasuk warna wadah yang digunakan. Warna wadah dapat memengaruhi intensitas cahaya yang diterima fitoplankton, yang berdampak pada laju fotosintesis dan kepadatan. Sementara itu, pemberian Thalassiosira sp. pada larva atau benih ikan di hatchery umumnya masih dilakukan berdasarkan perkiraan dan pengalaman di lapangan, sehingga diperlukan pengembangan teknologi. Tujuan dan Kegunaan. Penelitian bertujuan untuk mengetahui warna wadah yang efektif dalam meningkatkan kepadatan pada kultur pakan alami Thalassiosira sp. serta untuk menghasilkan indikator warna yang dapat digunakan dalam mengestimasi kepadatan sel Thalassiosira sp. menggunakan teknologi Biossay CM (Color Mapping).Kegunaan penelitian ini adalah sebagai bahan informasi pada pengembangan kultur pakan alami Thalassiosira sp. di masa akan datang dan di harapkan mempermudah dalam menentukan kepadatan Thallasiosira sp. Metode Penelitian. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan menggunakan tiga perlakuan yang mencakup berbagai warna yaitu perlakuan A (Biru), perlakuan B (Hitam), perlakuan C (Putih). Pada proses kultur digunakan wadah plastik sebanyak 9 buah. Parameter yang diamati berupa kepadatan Thalassiosira sp. dan warna RGB pada alat Biossay CM. Hasil. perlakuan variasi warna wadah biru, hitam, dan putih pada hari ke-5 berpengaruh nyata (P>0,05) terhadap kepadatan Thalassiosira sp. Pada hari ke-5 Hasil tertinggi didapatkan pada perlakuan C (wadah putih) dengan kepadatan 30,20 104sel/ml dan kepadatan terendah di dapatkan pada perlakuan B (wadah biru) dengan kepadatan 15,60 104sel/ml. Hasil analisis Pada perlakuan C (wadah putih), kepadatan sel mencapai nilai tertinggi pada hari ke-5, diperoleh kode sensor R (160), G (125), B( 86) dan kode kamera R (67), G (117), B (128). Kepadatan sel terendah pada hari ke-2, diperoleh kode sensor R (251), G (177), B (106) dankode kamera R (24), G (132), B (142). Kesimpulan. pada hari ke-5, sel mencapai puncak kepadatan pada setiap perlakuan dan tertinggi pada wadah warna putih sebesar 30,2 × 10⁴ sel/ml. dan Nilai RGB pada alat biossay cm berbanding terbalik dengan kepadatan sel thalassiosira sp.

Kata Kunci: Thalassiosira sp., warna wadah, kepadatan, Biossay CM (Color Mapping), fitoplankton, kultur, hatchery.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Thalassiosira sp., container color, density, Biossay CM (Color Mapping), phytoplankton, culture, hatchery.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Budidaya Perairan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 13 Nov 2025 00:44
Last Modified: 13 Nov 2025 00:44
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50647

Actions (login required)

View Item
View Item