WATI, LIBRA (2025) KEANEKARAGAMAN DAN KELIMPAHAN ECHINODERMATA PADA TUTUPAN LAMUN YANG BERBEDA DI PULAU BARRANG CADDI, KEPULAUAN SPERMONDE = DIVERSITY AND ABUNDANCE OF ECHINODERMATA IN DIFFERENT SEAGRASS COVERS ON BARRANG CADDI ISLAND, SPERMONDE ARCHIPELAGO. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
L011211132-Cover.jpg
Download (373kB) | Preview
L011211132-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (279kB)
L011211132-dp(FILEminimizer).pdf
Download (186kB)
L011211132-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 30 June 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Echinodermata merupakan salah satu kelompok biota bentik yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem perairan. Namun, informasi mengenai keanekaragaman dan kelimpahan ekinodermata di Pulau Barrang Caddi relatif masih kurang Tujuan. Mengetahui keanekaragaman, kelimpahan, dan dominansi Echinodermata pada tutupan lamun yang berbeda di Pulau Barrang Caddi, Kepulauan Spermonde. Metode. Penelitian dilakukan menggunakan metode kuadrat dengan 5 kali ulangan dengan 4 kategori kondisi lamun berbeda (jarang, sedang, padat, dan sangat padat) ditambah satu kondisi tanpa lamun (zona berpasir). Echinodermata yang terdapat didalam kuadrat diamati dan diamati. Selain itu, dilakukan juga pengukuran parameter perairan (suhu, salinitas, pH, kecepatan arus) serta pengamatan tipe substrat. Data dianalisis dengan menggunakan uji One-Way Anova dan Uji Korelasi Pearson. Hasil. Terdapat 5 spesies Echinodermata yaitu Archaster typicus, Protoreaster nodosus, Holothuria leucospilota, Holothuria atra, dan Synapta maculata. Kelimpahan jenis di masing-masing stasiun, secara berturut-turut dari stasiun 1 sampai 5 adalah sebesar 27,20 ind/m2, 4,00 ind/m2, 0,80 ind/m2, 4,00 ind/m2, dan 4,80 ind/m2. Indeks keanekaragaman di stasiun 1, 3, dan 4 sebesar 0, di stasiun 2 dan 5 sebesar 1,61 dan 1,56. Indeks keseragaman di stasiun 1, 3, dan 4 sebesar 0, di stasiun 2 dan 5 sebesar 1 dan 0,97. Indeks dominansi di stasiun 1, 3, dan 4 sebesar 1, di stasiun 2 dan 5 sebesar 0,20 dan 0,22. Kesimpulan. Pada zona berpasir (tanpa lamun) ditemukan kelimpahan Echinodermata tertinggi (27,20 ind/m2), namun dengan indeks keanekaragaman tergolong rendah, indeks keseragaman tergolong rendah, dan indeks dominansi tergolong tinggi, yang menandakan hanya ada satu spesies yang paling banyak ditemukan atau paling mendominasi. Kondisi lamun yang berbeda-beda yaitu apabila tutupan lamun mengalami penurunan maka kelimpahan Echinodermata hanya sedikit yang didapatkan dibandingkan dengan tutupan lamun yang tinggi.
Keyword : Echinodermata, indeks ekologi, tutupan lamun, kelimpahan Echinodermata, parameter lingkungan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Echinodermata, ecological index, seagrass cover, Echinodermata abundance, environmental parameters. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 00:35 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 00:35 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50588 |
