Analisis kualitas air pada daerah budidaya rumput laut dan non budidaya rumput laut di desa bonto jai kecamatan bissappu kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan = ANALYSIS OF WATER QUALITY IN SEAWEED CULTIVATION AND NON-SEAWEED CULTIVATION AREAS IN BONTO JAI VILLAGE BISSAPPU DISTRICT BANTAENG REGENCY SOUTH SULAWESI


ARYA, MUHAMMAD (2025) Analisis kualitas air pada daerah budidaya rumput laut dan non budidaya rumput laut di desa bonto jai kecamatan bissappu kabupaten Bantaeng Sulawesi Selatan = ANALYSIS OF WATER QUALITY IN SEAWEED CULTIVATION AND NON-SEAWEED CULTIVATION AREAS IN BONTO JAI VILLAGE BISSAPPU DISTRICT BANTAENG REGENCY SOUTH SULAWESI. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L011211125-Cover.jpg

Download (57kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L011211125-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (217kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L011211125-dp(FILEminimizer).pdf

Download (132kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L011211125-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 5 June 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Desa Bonto Jai di Kabupaten Bantaeng yang menjadi salah satu sentra budidaya dengan produksi yang terus meningkat sejak 1999. Aktivitas budidaya yang intensif dipengaruhi dan sekaligus dapat mempengaruhi kualitas perairan di sekitarnya. Kualitas air menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan untuk mendukung keberlanjutan budidaya rumput laut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas air dan perbandingan dari setiap parameternya pada daerah budidaya rumput laut dan non budidaya rumput laut. Penelitian ini dilakukan dengan pengambilan sampel air dilakukan pada daerah budidaya dan non budidaya rumput laut sebanyak 3 titik per stasiun dan dilakukan pengukuran parameter kualitas air yaitu salinitas, suhu, derajat keasaman, oksigen terlarut, kekeruhan, kecepatan arus, nitrat dan fosfat. Analisis data dilakukan untuk mengetahui perbedaan setiap parameter kualitas air pada daerah budidaya rumput laut dengan daerah non budidaya rumput laut lalu diolah menggunakan uji Mann-Whitney menggunakan SPSS. Penelitian ini menganalisis parameter oseanografi di perairan budidaya dan non-budidaya rumput laut di Desa Bonto Jai. Suhu berkisar antara 29,89– 30,22°C, salinitas 33,00–33,33 ppt, dan pH 7,360–7,430; ketiganya masih dalam batas optimal untuk pertumbuhan rumput laut. Nilai kekeruhan berkisar 1,52,–8,93 NTU, dengan perbedaan signifikan antara lokasi, namun tetap dalam batas toleransi. Kecepatan arus berada pada kisaran 0,03–0,21 m/s dan oksigen terlarut 5,44–7,04 mg/L, keduanya mendukung aktivitas budidaya. Kandungan nitrat berkisar 1,136–1,179 mg/L dan fosfat 0,069–0,084 mg/L, menunjukkan kondisi perairan subur. Secara keseluruhan, parameter yang terukur menunjukkan bahwa perairan Desa Bonto Jai layak dan mendukung untuk budidaya rumput laut. Hasil analisis kualitas air di Desa Bonto Jai menunjukkan bahwa seluruh parameter oseanografi masih dalam kisaran yang mendukung budidaya rumput laut. Terdapat perbedaan signifikan pada arus, DO, dan kekeruhan antara lokasi budidaya dan non budidaya. Meskipun demikian, kualitas perairan di kedua lokasi secara umum tetap layak untuk aktivitas budidaya. Perbedaan ini disebabkan oleh intensitas aktivitas manusia yang bervariasi di setiap lokasi.

Keyword : Budidaya Rumput Laut, Desa Bonto Jai, Kualitas Air, Parameter Oseanografi.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Bonto Jai Village Oceanographic Parameters, Seaweed Cultivation, Water Quality.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 12 Nov 2025 00:33
Last Modified: 12 Nov 2025 00:33
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50587

Actions (login required)

View Item
View Item