AZIZAH S, NUR (2025) GAMBARAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATTALLASSANG KABUPATEN TAKALAR = DESCRIPTION OF CONTRACEPTION METHODS USE IN KB ACCEPTORS IN THE WORK AREA OF PATTALLASSANG PUBLIC HEALTH CENTER, TAKALAR REGENCY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
R011181351-r8kaosFQ49D2w5LV-20250619133333.png
Download (107kB) | Preview
R011181351-1-2.pdf
Download (67kB)
R011181351-dp.pdf
Download (224kB)
fullll.pdf
Restricted to Repository staff only until 11 June 2027.
Download (883kB)
Abstract (Abstrak)
NUR AZIZAH S. R011181351. GAMBARAN PENGGUNAAN METODE KONTRASEPSI PADA AKSEPTOR KB DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PATTALLASSANG KABUPATEN TAKALAR. dibimbing oleh Nurmaulid dan Indra Gaffar. Latar belakang: Upaya pemerintah dalam mengatasi tekanan permasalahan terkait laju pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang yaitu dengan mencanangkan sebuah program bernama Keluarga Berencana (KB). Upaya penurunan angka kelahiran dilakukan dengan cara pemakaian kontrasepsi secara sukarela kepada pasangan usia subur. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang karakteristik akseptor KB diwilayah Kerja puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. yang terdiri dari Usia, pendidikan, Pekerjaan, penghasilan dan jumlah anak serta mengetahui jenis metode kontrasepsi yang sering digunakan oleh Akseptor KB diwilayah Kerja puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode kuantitatif dengan menggunakan rancangan penelitian deskriptif. Teknik pengambilan sampel menggunakan yaitu sample simple random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 251. Instrumen pada penelitian ini menggunakan kuesioner karakteristik responden dan kuesioner metode kontrasepsi yang berisi pertanyaan terkait metode kontrasepsi. Hasil: karakteristik usia rrsponden suami berusia diatas 35 tahun 133 (53.0%). Sementara itu, sebagian besar responden istri berada dalam rentang usia 20–35 tahun 158 (62.9%). Pendidikan terakhir responden suami-istri sebagian besar adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Sebagian besar responden suami bekerja sebagai karyawan swasta 96 (38.2%). Sementara itu, lebih dari separuh responden istri berprofesi sebagai ibu rumah tangga151(60.2%). Berdasarkan tingkat penghasilan, sebagian besar responden suami memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK) 144 (57.4%). Adapun lebih dari separuh responden istri tidak memiliki penghasilan karena bekerja sebagai IRT. Dari jumlah anak akseptor KB, sebagian besar responden memiliki lebih dari dua anak 95 (37%). dengan metode kontrasepsi paling banyak yaitu menggunakan suntik 123 (49.0%) dengan lama penggunaan selama 1–3 tahun 126 (50.2%). Kesimpulan: mayoritas responden suami berusia 35 tahun. Sementara itu, responden istri usia 20–35 tahun. Pendidikan terakhir responden pasangan usia subur adalah Sekolah Menengah Atas (SMA). Mayoritas pekerjaan responden suami bekerja sebagai karyawan swasta. Sementara responden istri berprofesi sebagai IRT. Berdasarkan tingkat penghasilan, mayoritas responden suami memiliki penghasilan di bawah Upah Minimum Kota (UMK). Adapun lebih dari separuh responden istri tidak memiliki penghasilan karena bekerja sebagai IRT. Dari jumlah anak akseptor KB, sebagian besar responden memiliki lebih dari dua anak dengan metode kontrasepsi paling banyak yaitu menggunakan suntik dengan lama penggunaan selama 1–3 tahun.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | metode kontrasepsi, Pasangan Usia Subur (PUS), akseptor KB |
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Keperawatan > Keperawatan |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 06 Nov 2025 06:22 |
| Last Modified: | 06 Nov 2025 06:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50527 |
