IMPLEMENTASI PROXMOX VE UNTUK LABORATORIUM VIRTUAL CYBERSECURITY PADA PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FMIPA UNIVERSITAS HASANUDDIN = IMPLEMENTATION OF PROXMOX VE FOR VIRTUAL CYBERSECURITY LABORATORY IN INFORMATION SYSTEM STUDY PROGRAM OF FMIPA HASANUDDIN UNIVERSITY


KABANGA, BOB CHRISMANSYAH PATA'DUNGAN (2025) IMPLEMENTASI PROXMOX VE UNTUK LABORATORIUM VIRTUAL CYBERSECURITY PADA PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI FMIPA UNIVERSITAS HASANUDDIN = IMPLEMENTATION OF PROXMOX VE FOR VIRTUAL CYBERSECURITY LABORATORY IN INFORMATION SYSTEM STUDY PROGRAM OF FMIPA HASANUDDIN UNIVERSITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H071201087-Cover.jpg

Download (855kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H071201087-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (1MB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H071201087-dp(FILEminimizer).pdf

Download (54kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H071201087-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 July 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Laboratorium virtual cybersecurity adalah simulasi lingkungan yang dibangun menggunakan teknologi virtualisasi sehingga pengguna dapat mempelajari dan mempraktikkan cybersecurity. Penggunaan Proxmox memungkinkan pengurangan biaya laboratorium fisik yang mahal serta mengurangi kebutuhan perawatan perangkat keras. Dengan laboratorium virtual, penggunaan infrastruktur menjadi lebih efisien, fleksibel, dan dapat diakses dari luar jaringan. Tujuan. Merancang, mengimplementasikan dan menguji laboratorium virtual pada komputer pada komputer Program Studi Sistem Informasi. Metode. Penelitian ini menggunakan metode Network Development Life Cycle (NDLC) Hasil. Laboratorium virtual berhasil dirancang dan diimplementasikan menggunakan Proxmox VE. Instalasi Proxmox dilakukan pada komputer yang telah dikonfigurasi dengan jaringan lokal dan eksternal menggunakan Cloudflare Tunnel dan ZeroTier, sehingga memungkinkan akses dari luar jaringan. Hasil pengujian penggunaan sumber daya menunjukkan bahwa host dapat menjalankan 6 VM Ubuntu Server yang menggunakan beban masing-masing 1 CPU dan 1 GB RAM dan 5 VM Ubuntu Desktop yang dijalankan tanpa beban. Selain itu, host dapat menjalankan 5 VM Ubuntu Server dan 7 VM Ubuntu Desktop secara bersamaan. Dengan menggunakan Proxmox, praktikum cybersecurity dapat dilakukan dengan aman dan fleksibel. Kesimpulan. Proxmox VE terbukti dapat digunakan secara efektif sebagai laboratorium virtual cybersecurity. Pengujian menunjukkan bahwa sistem dapat menjalankan VM untuk keperluan praktikum dengan stabil dan optimal. Dari segi penerimaan pengguna, laboratorium virtual ini dievaluasi menggunakan Technology Acceptance Model (TAM), yang menunjukkan bahwa pengguna merasa laboratorium ini bermanfaat, mudah digunakan, serta memiliki sikap dan niat positif untuk menggunakannya. Dengan demikian, laboratorium virtual berbasis Proxmox VE dapat menjadi solusi inovatif untuk pembelajaran cybersecurity yang fleksibel, efisien, dan scalable.

Keyword : Laboratorium Virtual, Proxmox VE, Cybersecurity, Virtual Machine, NDLC, Technology Acceptance Model.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Virtual Laboratory, Proxmox VE, Cybersecurity, Virtual Machine, NDLC, Technology Acceptance Model.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Sistem Informasi
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 06 Nov 2025 00:56
Last Modified: 06 Nov 2025 00:56
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50509

Actions (login required)

View Item
View Item