ANALISIS DISTRIBUSI POTENSIAL ZONA BOULDER MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) DENGAN INTEGRASI DATA BOR PADA BLOK 'RH' PT VALE INDONESIA TBK = ANALYSIS OF BOULDER ZONE POTENTIAL DISTRIBUTION USING ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) METHOD WITH DRILL DATA INTEGRATION IN 'RH' BLOCK PT VALE INDONESIA TBK


HANDAYANI, RIRIN (2025) ANALISIS DISTRIBUSI POTENSIAL ZONA BOULDER MENGGUNAKAN METODE ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) DENGAN INTEGRASI DATA BOR PADA BLOK 'RH' PT VALE INDONESIA TBK = ANALYSIS OF BOULDER ZONE POTENTIAL DISTRIBUTION USING ELECTRICAL RESISTIVITY TOMOGRAPHY (ERT) METHOD WITH DRILL DATA INTEGRATION IN 'RH' BLOCK PT VALE INDONESIA TBK. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
H061211079-Cover.jpg

Download (418kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
H061211079-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (688kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
H061211079-dp(FILEminimizer).pdf

Download (167kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
H061211079-fulll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 26 June 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Keberadaan bongkah batuan besar (boulder) di zona saprolit menjadi salah satu tantangan dalam kegiatan penambangan nikel laterit oleh PT Vale Indonesia, khususnya di wilayah Blok Barat yang memiliki tingkat pelapukan rendah. Boulder yang tersembunyi di bawah permukaan dapat menyebabkan gangguan dalam proses penambangan serta menurunkan efisiensi dan produktivitas operasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan distribusi zona boulder dengan memanfaatkan metode Electrical Resistivity Tomography (ERT) yang diintegrasikan dengan data bor. Lokasi penelitian berada di daerah “RH”, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, dengan menggunakan 21 lintasan ERT berorientasi barat–timur dan utara–selatan serta 190 data bor yang overlay terhadap data ERT. Data resistivitas diolah menggunakan perangkat lunak Res2Dinv untuk menghasilkan penampang dua dimensi, lalu diintegrasikan dengan data bor melalui software Datamine Studio RM. Dalam proses interpretasi, nilai resistivitas >310 Ωm diidentifikasi sebagai zona limonit, sedangkan nilai <310 Ωm sebagai zona saprolit. Nilai resistivitas tinggi yang muncul di dalam zona saprolit diindikasikan sebagai boulder. Berdasarkan peta hasil distribusi, dapat dilihat ketebalan boulder terdistribusi secara merata 1-5 meter di daerah penelitian. Namun, di bagian selatan terdapat boulder yang memiliki ketebalan 9-24 meter. Kedalaman lebih dari 5 meter tersebut meruapakan beberapa boulder yang tergabung dalam satu zona yang terbaca sebagai satu kesatuan. Pola sebaran tersebut dipengaruhi oleh kondisi geologi setempat, seperti rekahan dan variasi tingkat pelapukan batuan.

Keyword : Nikel Laterit, Electrical Resistivity Tomography, Boulder, Peta Distribusi, Data Bor.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nickel Laterite, ERT, Boulder, Distribution Map, Drillhole Data.
Subjects: Q Science > QB Astronomy
Divisions (Program Studi): Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 05 Nov 2025 06:12
Last Modified: 05 Nov 2025 06:12
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50502

Actions (login required)

View Item
View Item