TANDUNG, JUNIFER RANTE (2025) Kontribusi Self-Efficacy terhadap Innovative Work Behavior pada Pekerja Wanita di Kota Makassar = The Contribution of Self-Efficacy to Innovative Work Behavior in Female Workers in Makassar City. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
C021211016-Bc8KMlzRondxuO7X-20250514142553.jpg
Download (371kB) | Preview
C021211016-1-2.pdf
Download (541kB)
C021211016-dp.pdf
Download (421kB)
C021211016-fulll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2027.
Download (6MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Perkembangan revolusi industri 4.0 yang berlanjut ke era society 5.0 menuntut organisasi untuk terus berinovasi agar tetap kompetitif di tengah perubahan teknologi dan model bisnis yang semakin berkembang. Dalam konteks ini, perilaku kerja inovatif atau Innovative Work Behavior (IWB) menjadi elemen penting yang mendorong sumber daya manusia untuk membantu keberlanjutan organisasi. Namun, beberapa penelitian menunjukkan bahwa perempuan cenderung memiliki tingkat IWB yang lebih rendah dibandingkan laki-laki. Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap perbedaan tersebut adalah tingkat self-efficacy atau keyakinan individu terhadap kemampuannya dalam menyelesaikan tugas dan menghadapi tantangan. Meskipun hasil penelitian menyatakan bahwa self-efficacy berpengaruh signifikan terhadap IWB, terdapat pula hasil penelitian yang menunjukkan sebaliknya, sehingga menimbulkan inkonsistensi temuan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi Self-Efficacy terhadap Innovative Work Behavior pada Pekerja Wanita di Kota Makassar. Metode. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei menggunakan jenis cross-sectional. Penelitian ini melibatkan pekerja wanita di Kota Makassar sebanyak 292 orang yang diperoleh dengan teknik accidental sampling. Penelitian ini menggunakan instrumen berupa skala likert yaitu General Self-Efficacy Scale (GSE) dan Innovative Work Behavior Scale (IWBS). Hasil. Hasil analisis data menunjukkan model statistik yang signifikan (F (1, 190) = 615, p = 0,000) dengan kekuatan efek yang tergolong kuat (R = 0,82). Hasil analisis regresi sederhana dengan teknik bootstrapping menunjukkan bahwa self-efficacy berkontribusi secara positif dan signifikan terhadap innovative work behavior (p < 0,05; Boot LL = 1,04; Boot UL = 1,19). Nilai R2 = 0,680 yang menunjukkan besar kontribusi self-efficacy terhadap innovative work behavior adalah sebesar 68% dan 32% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain diluar dari model penelitian. Regresi model menunjukkan peningkatan self-efficacy berhubungan dengan peningkatan Beta-value ke innovative work behavior. Dalam hal ini, ketika self-efficacy naik 1 standar deviasi, maka innovative work behavior akan naik 0,82 standar deviasi. Kesimpulan. Penelitian ini menunjukkan adanya kontribusi self-efficacy terhadap innovative work behavior, semakin tinggi self-efficacy maka semakin tinggi innovative work behavior pada pekerja wanita di Kota Makassar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | organisasi; inovasi; wanita karir. |
| Subjects: | R Medicine > R Medicine (General) |
| Depositing User: | Nasyir Nompo |
| Date Deposited: | 04 Nov 2025 00:22 |
| Last Modified: | 04 Nov 2025 00:22 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50434 |
