HASRIL, NURUL FARAH (2025) Hubungan antara Suplementasi Vitamin A, Riwayat ASI Eksklusif, dan Status Imunisasi Dasar dengan Kejadian ISPA pada Balita Usia 36-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar = The Relationship between Vitamin A Supplementation, Exclusive Breastfeeding History, and Basic Immunization Status with the Incidence of Acute Respiratory Infection (ARI) in Children Aged 36–59 Months in the Working Area of Polongbangkeng Utara Health Center, Takalar Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021211061-Cover.jpg
Download (393kB) | Preview
K021211061-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (198kB)
K021211061-dp(FILEminimizer).pdf
Download (170kB)
K021211061-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 28 October 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang: Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) merupakan salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada anak balita, terutama di negara berkembang seperti Indonesia. Anak usia 36–59 bulan lebih rentan terhadap infeksi karena sistem imun yang belum berkembang optimal. Dalam tiga tahun terakhir, jumlah kasus ISPA di wilayah kerja Puskesmas Polongbangkeng Utara mengalami peningkatan. Faktor-faktor yang diduga berpengaruh terhadap kejadian ISPA antara lain suplementasi vitamin A, riwayat pemberian ASI eksklusif, dan status imunisasi dasar. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara suplementasi vitamin A, riwayat pemberian ASI eksklusif, dan status imunisasi dasar dengan kejadian ISPA pada balita usia 36–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar. Metode: Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada bulan Februari hingga Maret 2025. Sampel berjumlah 327 balita usia 36–59 bulan yang dipilih melalui teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner dan buku KIA yang mencakup informasi tentang riwayat suplementasi vitamin A, ASI eksklusif, imunisasi dasar, dan kejadian ISPA. Data dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 95% (α = 0,05). Hasil: Hasil analisis univariat menunjukkan bahwa 72,8% balita menerima vitamin A, 46,2% mendapatkan ASI eksklusif, dan 88,1% memiliki status imunisasi lengkap. Kejadian ISPA ditemukan pada 57,5% balita. Analisis bivariat menunjukkan hubungan yang signifikan antara ketiga variabel tersebut dengan kejadian ISPA (masing-masing p = 0,00). Kesimpulan: Suplementasi vitamin A, ASI eksklusif, dan imunisasi dasar memiliki hubungan yang signifikan terhadap kejadian ISPA pada balita usia 36–59 bulan.
Keyword : ISPA, Vitamin A, ASI Eksklusif, Imunisasi Dasar, Balita Usia 36–59 Bulan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ARI, Vitamin A, Exclusive Breastfeeding, Basic Immunization, Children Aged 36–59 Months. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 00:19 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 00:19 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50301 |
