IRFAN, MUHAMMAD (2025) ANALISIS KEBUTUHAN KAPASITAS PRODUKSI BATA RINGAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) (STUDI KASUS: PT CIPTA SARANA BUMI) = ANALYSIS OF LIGHTWEIGHT BRICK PRODUCTION CAPACITY NEEDS USING THE ROUGHT CUT CAPACITY PLANNING (RCCP) METHOD (CASE STUDY: PT CIPTA SARANA BUMI). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071201054-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (332kB) | Preview
D071201054-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (448kB)
D071201054-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (153kB)
D071201054-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2027.
Download (2MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. PT Cipta Sarana Bumi merupakan Perusahaan yang bergerak dibidang manufaktur yang memproduksi bata ringan dan paving blok, perusuhaan ini berada di desa Nirannuang, Kabupaten Gowa. Perusahaan ini telah berdiri selama hampir 4 tahun dan berproduksi menggunakan sistem make to order. permasalahan yang dialami oleh Perusahaan ini adalah ketidakmampuan Perusahaan dalam memenuhi permintaan dikarenakan permintaan produk yang fluktuatif mengakibatkan kapasitas yang tersedia terkadang mampu memproduksi lebih dari hasil peramalan kebutuhan dan atau bahkan kurang untuk setiap periodenya. Tujuan. Penelitian ini bertujuan, melakukan peramalan permintaan kebutuhan Bata Ringan pada periode mendatang, untuk mengetahui kapasitas yang dibutuhkan untuk memenuhi permintaan dan Merancang jadwal induk produksi untuk periode Desember 2024 sampai Juni 2025 Metode. Penelitian ini menggunakan metode Rought Cut Capacity Planning (RCCP) dengan pendekatan Bill of Labour Approach Hasil. Metode Weight Moving Average (WMA) 5 bulan merupakan metode yang dipilih dalam melakuan permalan, hal tersebut dikarenakan metode WMA memiliki nilai error yang paling mendekati nol, yaitu MAD sebesar 127,7; MSE sebesar 31486,38; MFE sebesar -118,7 dan MAPE sebesar 28, 32. Hasil analisis Rought Cut Capacity Planning (RCCP) menunjukkan bahwa terdapat dua stasiun kerja yang kapasitasnya tidak memenuhi yaitu stasiun kerja pencetakan dan pemotongan. Alternatif manajemen kapasitas yang dapat dilakukan yaitu penambahan satu shift yaitu selama 6 jam kerja kapasitas sehingga kapasitas produksi dapat memenuhi kekurangan yang terjadi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Peramalan, Kapasitas Produksi, RCCP |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 02:32 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 02:32 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50200 |
