TSAQIB, FAUZAN AHMAD (2025) Penerapan Lean Six Sigma dan Kaizen Sebagai Upaya Meminimasi Defect Pada Produksi Bata Ringan (Studi Kasus: PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block)) = The Implementation of Lean Six Sigma and Kaizen as an Effort to Minimize Defects in Lightweight Concrete Block Production (Case Study: PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block)). Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
D071201005-SKRIPSI-COVER.jpg
Download (323kB) | Preview
D071201005-SKRIPSI-BAB 1-2.pdf
Download (1MB)
D071201005-SKRIPSI-DAPUS.pdf
Download (169kB)
D071201005-SKRIPSI-FULL TEXT.pdf
Restricted to Repository staff only until 13 January 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block) adalah perusahaan yang memproduksi bata ringan jenis Autoclaved Aerated Concrete (AAC). Dalam proses produksi bata ringan yang berjalan, masih ditemukan hambatan-hambatan berupa pemborosan (waste). Adapun cacat produk (defect) menjadi jenis pemborosan kritis dalam proses produksi bata ringan di PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block). Cacat produk (defect) yang terjadi berdampak terhadap keoptimalan perusahaan dalam memenuhi kebutuhan pasar. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi tahapan proses produksi, mengidentifikasi jenis-jenis dan karakteristik cacat produk (defect), menganalisis penyebab terjadinya cacat produk (defect), dan memberikan rekomendasi perbaikan untuk meminimasi cacat produk (defect) dalam proses produksi bata ringan di PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block). Metode. Dalam menyelesaikan permasalahan yang dihadapi, digunakan metode Lean Six Sigma (LSS) dan Kaizen sebagai upaya untuk meminimasi cacat produk (defect) di masa mendatang. Hasil. Process Activity Mapping (PAM) dan Value Stream Mapping (VSM) digunakan untuk mendefinisikan seluruh rangkaian proses produksi dalam pembuatan bata ringan. Dari perhitungan Borda yang dilakukan, diidentifikasi jenis pemborosan kritis yang terjadi dalam produksi bata ringan di PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block) yaitu cacat produk (defect). Hasil pengukuran stabilitas dan kapabilitas proses, menunjukkan bahwa proses yang berjalan sudah terkendali, namun belum kapabel untuk memenuhi spesifikasi (target challenge) yang ditetapkan oleh pihak perusahaan. Selanjutnya, diperoleh nilai sigma sebesar 3.21 yang menandakan kualitas produksi sudah cukup baik, tapi masih diperlukan perbaikan agar nilai sigma mencapai standar yang lebih tinggi. Berdasarkan analisis Fishbone Diagram dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) yang dilakukan, ditemukan tali atau kawat pemotong menjadi faktor penyebab kecacatan produk yang memiliki nilai Risk Priority Of Number (RPN) tertinggi yaitu sebesar 336. Hal ini menunjukkan bahwa tali atau kawat pemotong yang kendor merupakan faktor risiko utama yang perlu segera ditangani untuk meminimalkan kecacatan bata ringan di PT Bumi Sarana Beton (Kalla Block). Rekomendasi perbaikan yang diberikan dengan melibatkan pendekatan Kaizen, mencakup pengontrolan terhadap kualitas mesin, bahan baku, dan material, pemberian pelatihan rutin dan evaluasi berkala kepada karyawan, pengadaan alat kontrol, alat bantu dan komponen mesin untuk menunjang proses produksi, pengoptimalan standar kerja dan fungsi mesin, serta pengawasan aktivitas pekerja yang lebih ketat dan terstruktur selama proses produksi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | DMAIC, FMEA, Kaizen, Lean Six Sigma, Metode Borda, Process Activity Mapping, Value Stream Mapping |
| Subjects: | T Technology > TA Engineering (General). Civil engineering (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Teknik > Teknik Industri |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 28 Oct 2025 00:50 |
| Last Modified: | 28 Oct 2025 00:50 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50180 |
