Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai Pengadilan Agama Makassar = Factors Realeted To Working Fatigue in Makassar Religius Court Employees


SAPUTRI, FADLINA (2025) Faktor Yang Berhubungan Dengan Kelelahan Kerja Pada Pegawai Pengadilan Agama Makassar = Factors Realeted To Working Fatigue in Makassar Religius Court Employees. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211262-Cover.jpg

Download (338kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211262-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (95kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211262-dp(FILEminimizer).pdf

Download (62kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211262-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 23 October 2027.

Download (1MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Kelelahan kerja merupakan suatu keadaan individu yang tidak sanggup melakukan aktivitasnya. Kelelahan terjadi akibat penurunan kinerja yang berujung pada kecelakaan kerja. Tingginya tuntutan pekerjaan, usia rentang dengan masa kerja lama, serta memiliki tanggung jawab lebih dalam urusan pekerjaan dan rumah tangga pada pegawai Pengadilan Agama Makassar sehingga dapat berisiko mengalami kelelahan. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pegawai Pengadilan Agama Makassar. Metode. Penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi pada penelitian ini adalah seluruh pegawai Pengadilan Agama Makassar. Besar sampel adalah 87 orang pegawai, yang teknik penentuan sampelnya yaitu Exhaustive Sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji Chi-Square. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 62 orang (71,3%) mengalami kelelahan kerja dan 25 orang (28,7%) tidak mengalami kelelahan kerja. Adapun hasil uji statistik menunjukkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara beban kerja mental (p=0,001), masa kerja (p=<0,001), usia (p=<0,001), status perkawinan (p=<0,001), dan stres kerja (p=0,001) dengan kelelahan kerja. Namun, tidak ada hubungan jenis kelamin (p=0,917) dengan kelelahan kerja. Kesimpulan. Terdapat hubungan beban kerja mental, masa kerja, usia, status perkawinan dan stres kerja terhadap kelelahan kerja dan tidak terdapat hubungan jenis kelamin dengan kelelahan kerja pada Pegawai Pengadilan Agama Makassar.

Keyword : Kelelahan Kerja, Beban Kerja Mental, Usia, Pengadilan Agama.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Work Fatigue, Mental Workload, Age, Religious Court.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 28 Oct 2025 00:37
Last Modified: 28 Oct 2025 00:37
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50169

Actions (login required)

View Item
View Item