TAHRIM, NURMUTMAINNA (2025) Analisis Determinan Sosial Terhadap Pemanfaatan Klinik Voluntary Counseling Test (VCT) Pada ODHIV di Puskesmas Jumpandang Baru Kota Makassar Tahun 2024 = Analysis of Social Determinants Affecting the Utilization of Voluntary Counseling and Testing (VCT) Clinics Among PLHIV at the Jumpandang Baru Community Health Center in Makassar City in 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K011211100-Cover.jpg
Download (334kB) | Preview
K011211100-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (470kB)
K011211100-dp(FILEminimizer).pdf
Download (168kB)
K011211100-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 October 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang.Voluntary Counseling Test (VCT) memegang peranan penting dalam upaya menekan penyebaran HIV-AIDS. Layanan VCT terdiri dari rangkaian kegiatan konseling pra testing, testing dan konseling pasca testing yang diberikan oleh konselor profesional dan terlatih. Sasaran utama dari layanan ini adalah individu yang termasuk kelompok berisiko tinggi terinfeksi HIV serta kelompok rentan. Tujuan utama VCT adalah memberikan pengetahuan, meningkatkan kesadaran, mendorong perubahan perilaku dan upaya deteksi dini. Tujuan. Menganalisis determinan sosial yang berhubungan dengan tindakan pemanfaatan klinik VCT pada ODHIV di Puskesmas Jumpandang Baru. Metode. Penelitian ini merupakan penelitian analitik observasional dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah ODHIV di Puskesmas Jumpandang Baru. Sampel berjumlah 119 orang yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara, kemudian dianalisis univariat dan bivariat (uji Chi Square) dengan aplikasi SPSS. Hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 87 responden (73,1%) memanfaatkan klinik VCT. Hasil penelitian diperoleh usia (p=0,035), tingkat pendidikan (p=0,025), dukungan LSM (p=0,045), stigma (p=0,031) dan dukungan sosial (p=0,037) merupakan faktor yang secara signifikan berhubungan dengan pemanfaatan klinik VCT berdasarkan uji chi-square. Kesimpulan. Faktor determinan sosial yang signifikan berpengaruh yakni usia, tingkat pendidikan, dukungan LSM, stigma dan dukungan sosial terhadap pemanfaatan klinik VCT di Puskesmas Jumpandang Baru. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi untuk mendorong peningkatan dukungan sosial di masyarakat serta mengurangi stigma terhadap ODHIV.
Keyword : Determinan Sosial, HIV, VCT, ODHIV.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Social Determinant, HIV, VCT, ODHIV. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Kesehatan Masyarakat |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 27 Oct 2025 02:01 |
| Last Modified: | 27 Oct 2025 02:01 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50108 |
