Hubungan Stres Kerja dan Karakteristik Individu Dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Petani Rumput Laut di Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros = The Relationship between Work Stress and Individual Characteristics with Work Fatigue in Seaweed Farmers in Ampekale Village, Bontoa District, Maros Regency


BAHRI, ANISYA A. (2025) Hubungan Stres Kerja dan Karakteristik Individu Dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Petani Rumput Laut di Desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros = The Relationship between Work Stress and Individual Characteristics with Work Fatigue in Seaweed Farmers in Ampekale Village, Bontoa District, Maros Regency. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
K011211075-Cover.jpg

Download (419kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
K011211075-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (117kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
K011211075-dp(FILEminimizer).pdf

Download (63kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
K011211075-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 21 October 2027.

Download (998kB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang: Kelelahan kerja adalah masalah umum yang berdampak langsung pada kesehatan dan keselamatan pekerja, khususnya pekerja sektor informal seperti petani rumput laut. Petani rumput laut memiliki risiko tinggi mengalami kelelahan akibat aktivitas kerja fisik yang berat dan minimnya perlindungan keselamatan kerja. Stres kerja yang timbul dari tekanan lingkungan, ekonomi, dan tuntutan pekerjaan juga memperparah kondisi petani rumput laut. Karakteristik individu pekerja juga berkontribusi terhadap tingkat kelelahan yang dialami petani. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis hubungan stres kerja dan karakteristik individu (usia, jenis kelamin, dan masa kerja) dengan kelelahan kerja pada pekerja petani rumput laut di desa Ampekale Kecamatan Bontoa Kabupaten Maros. Metode: Penelitian ini adalah penelitian observasional analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian ini adalah pekerja petani rumput laut yang ada di desa Ampekale Kecamatan Bontoa, Kabupaten Maros sebanyak 180 orang. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik systematic random sampling sehingga didapatkan sampel sebanyak 90 orang. Data dianalisis secara univariat dan bivariat dengan menggunakan uji chi-square. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 90 sampel, sebanyak 73,3% mengalami kelelahan kerja. Mayoritas responden berada dalam kategori stres sedang 41,1% dan stres berat 30,0%. Sebagian besar responden berada pada kategori usia tua 61,1% dan masa kerja lama 77,8%, dengan proporsi jenis kelamin laki-laki dan perempuan yang relatif seimbang. Kesimpulan: Terdapat hubungan antara stres kerja, usia, dan masa kerja dengan kelelahan kerja. Sedangkan jenis kelamin tidak memiliki hubungan dengan kelelahan kerja pada petani rumput laut. Diharapkan agar petani menjaga kesehatan tubuh dan pikiran dengan mengatur pola hidup yang sehat dan istirahat yang cukup, terutama saat panen atau cuaca buruk. Pihak terkait perlu rutin memberikan edukasi tentang manajemen kerja yang sehat seperti pengelolaan stres dan mencegah kelelahan.

Kata Kunci: Kelelahan kerja, stres kerja, usia, jenis kelamin, petani rumput laut.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Work fatigue, work stress, age, gender, seaweed farmers.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Kesehatan Masyarakat > Keselamatan Dan Kesehatan Kerja
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 24 Oct 2025 02:19
Last Modified: 24 Oct 2025 02:19
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50103

Actions (login required)

View Item
View Item