RISKA, RISKA (2025) POLA SEBARAN CURAH HUJAN DI SULAWESI SELATAN PADA PERIODE EL-NINO DAN LA NINA SELAMA TAHUN 1995-2020 = RAINFALL DISTRIBUTION PATTERNS IN SOUTH SULAWESI DURING EL-NINO AND LA NINA PERIODS DURING 1995-2020. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
H042211002-U4Fuw8RlCgaizO2x-20250124194827.jpg
Download (42kB) | Preview
H042211002-1-2.pdf
Download (447kB)
H042211002-dp.pdf
Download (133kB)
H042211002-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 15 January 2028.
Download (4MB)
Abstract (Abstrak)
RISKA. Pola Sebaran Curah Hujan Di Sulawesi Selatan Pada Periode El-Nino Dan La Nina Selama Tahun 1995-2020. (Dibimbing Oleh Sakka dan Muh. Alimuddin Hamzah) Sulawesi Selatan, dengan geografis dan iklim yang beragam, mengalami fluktuasi curah hujan yang dapat berdampak signifikan pada sektor pertanian dan kehidupan masyarakat. Faktor utama yang mempengaruhi pola curah hujan di wilayah ini adalah fenomena iklim El Niño Southern Oscillation (ENSO) yaitu La Niña dan El Niño. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pola sebaran curah hujan di Sulawesi Selatan selama periode 1995-2020 dengan fokus pada saat kejadian fenomena El Niño dan La Niña. Penelitian ini memanfaatkan data curah hujan bulanan dari 45 stasiun di Provinsi Sulawesi Selatan pada periode 1995 hingga 2020, serta data Oceanic Nino Index (ONI) untuk menganalisis anomali curah hujan bulanan. Penentuan pola sebaran dan anomali curah hujan dianalisis secara deskriptif. Berdasarkan hasil analisis menunjukkan variasi yang mencolok antara wilayah bagian barat, tengah, dan timur. Pada bulan Desember-Februari, curah hujan di wilayah bagian barat tinggi, sedangkan wilayah bagian timur dan tengah rendah. Puncak curah hujan terjadi pada bulan Januari. Pada bulan Maret-Mei, di wilayah bagian timur terjadi peningkatan curah hujan sedangkan di wilayah bagian barat dan tengah menurun. Pada bulan Juni-Agustus terjadi penurunan curah hujan di seluruh wilayah yang mengindikasikan terjadi musim kemarau. Pada bulan Oktober-November curah hujan mulai meningkat. Pengaruh La Niña dengan intensitas lemah teramati pada bulan Juli. Sedangkan La Niña dengan intensitas sedang terjadi pada bulan Agustus. La Niña dengan intensitas kuat, sebaliknya, terdeteksi pada bulan September, dengan dampak yang bervariasi. Untuk kondisi El Niño, fenomena dengan intensitas lemah terjadi pada bulan Juli. El Niño dengan intensitas sedang teramati pada bulan Juli dan Oktober, sedangkan El Niño dengan intensitas kuat terjadi pada bulan Agustus.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Curah Hujan, El Niño, La Niña dan Oceanic Nino Index |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Matematika dan Ilmu Peng. Alam > Geofisika |
| Depositing User: | Unnamed user with username pkl2 |
| Date Deposited: | 20 Oct 2025 01:26 |
| Last Modified: | 03 Nov 2025 06:21 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/50018 |
