Estimasi Kondisi dan Stok Karbon Lamun Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh di Daerah Konservasi Taman Nasional Wakatobi = Estimation of seagrass meadows condition and carbon stock using remote sensing technology in Wakatobi National Park.


FAUZIAH, EKA (2025) Estimasi Kondisi dan Stok Karbon Lamun Menggunakan Teknologi Penginderaan Jauh di Daerah Konservasi Taman Nasional Wakatobi = Estimation of seagrass meadows condition and carbon stock using remote sensing technology in Wakatobi National Park. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of Cover]
Preview
Image (Cover)
L032212001-Cover.jpg

Download (518kB) | Preview
[thumbnail of Bab1-2] Text (Bab1-2)
L032212001-1-2(FILEminimizer).pdf

Download (417kB)
[thumbnail of Dapus] Text (Dapus)
L032212001-dp(FILEminimizer).pdf

Download (124kB)
[thumbnail of Full Text] Text (Full Text)
L032212001-fullll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 17 October 2027.

Download (2MB)

Abstract (Abstrak)

Latar belakang. Perairan Wakatobi merupakan Kawasan Taman Nasional yang memiliki ekosistem lamun yang cukup luas, namun informasi mengenai besaran luasnya, relatif belum tersedia. Dengan demikian dibutuhkan teknologi penginderaan jarak jauh yang mampu menyajikan kondisi ekosistem lamun yang luas dalam waktu relatif singkat. Tujuan. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis kondisi lamun secara langsung maupun menggunakan penginderaan jauh, dan menganalisis kandungan karbon lamun, khususnya di Pulau Wangi-Wangi yang merupakan salah satu pulau yang termasuk dalam Kawasan Konservasi Taman Nasional Wakatobi. Metode. Penelitian ini dilakukan selama Januari hingga Desember 2023 dengan metode eksploratif dan deskriptif. Metode eksploratif mencakup kegiatan sampling lamun yang dipilih secara purposive, untuk mengukur persen tutupan dengan kondisi sedang, padat dan sangat padat. Persen tutupan jenis dan total lamun diukur dengan menggunakan transek kuadrat (1mx 1m). Kemudian, sampel lamun diambil dengan menggunakan sekop untuk dikeringkan di laboratorium guna pengukuran kandungan karbon organik menggunakan metode Walkley and Black (WB). Untuk mendapatkan kondisi tutupan luasan lamun secara keseluruhan serta distribusinya, digunakan teknologi penginderaan jauh dengan menganalisis citra satelit Landsat 8 (tahun 2013) dan Landsat 9 (tahun 2023). Hasil yang diperoleh, berupa informasi distribusi, kondisi jenis, total, luasan lamun, serta kandungan karbon lamun di perairan Wakatobi, khususnya di Pulau Wangi-Wangi kemudian dipetakan dan dianalisis lebih jauh secara deskriptif. Hasil. Ditemukan delapan jenis lamun di lokasi penelitian yaitu Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Enhalus acoroides, Halophila ovalis, Halodule pinifolia, Halodule uninervis, Syringodium isoetifolium, dan Thalassia hemprichii. Kondisi lamun bervariasi mulai dari sedang (26.20%), padat (62.50%), dan sangat padat (80.48%). Luas lamun mengalami penurunan dari tahun 2013 sebesar 2.209,4 ha menjadi 2.044 ha di tahun 2023. Rata-rata nilai karbon di seluruh tutupan lamun adalah 60.701,18 g C/ha, dengan estimasi stok karbon 457,409 t C/ha pada tahun 2023. Kesimpulan. Kondisi lamun di perairan Kawasan Taman Nasional Wakatobi Kepulauan Wangi-wangi telah mengalami penurunan luas yang diduga disebabkan oleh kondisi lingkungan yang menurun maupun oleh aktivitas masyarakat dan pembangunan di kawasan pesisir. Kondisi lamun sangat memengaruhi kapasitas penyimpanan karbon di sedimen ekosistem lamun, dengan lokasi yang lebih padat lamun memiliki potensi penyerapan karbon yang lebih besar.

Keyword : Lamun;Stok karbon lamun, Persen tutupan lamun, Penginderaan jauh, Citra Landsat.

Item Type: Thesis (Thesis)
Uncontrolled Keywords: Seagrass, seagrass carbon stock, seagrass percent cover, remote sensing technology, Landsat image.
Subjects: Q Science > Q Science (General)
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Ilmu Kelautan
Depositing User: Rasman
Date Deposited: 20 Oct 2025 00:49
Last Modified: 20 Oct 2025 00:49
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49998

Actions (login required)

View Item
View Item