RACHMAN, TSANA ARIYANI (2025) Gambaran Faktor-faktor Perilaku Kesehatan terhadap Penggunaan ASI Booster oleh Ibu Menyusui di Wilayah Kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar Tahun 2024 = Description of Health Behavorial Factors Related to the Use of Breastfeeding Boosters Among Breastfeeding Mothers in the Working Area of Puskesmas Kassi-kassi, Makassar City, 2024. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.
K021201013-Cover.jpeg
Download (684kB) | Preview
K021201013-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (771kB)
K021201013-dp(FILEminimizer).pdf
Download (232kB)
K021201013-fulllll(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 26 September 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Tingginya angka penggunaan ASI booster di kalangan ibu menyusui di Situbondo serta Kolaka mencapai 80%. ASI booster merupakan substansi yang dapat meningkatkan produksi ASI, tersedia dalam bentuk makanan, minuman, serta obat sintetis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persentase penggunaan ASI booster serta faktor perilaku kesehatan yang meliputi predisposisi, enabling, dan reinforcing terhadap penggunaan ASI booster oleh ibu menyusui di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi Kota Makassar tahun 2024. Metode. Penelitian merupakan penelitian deskriptif kuantitatif yang dilakukan pada Ibu yang sedang ataupun pernah menyusui dengan bayi usia 0-12 bulan di wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi tahun 2024. Penentuan sampel menggunakan teknik total sampling dengan jumlah sampel 85 orang. Penelitian dilakukan dengan pengisian kuesioner terkait faktor perilaku kesehatan melalui wawancara. Hasil. Tingginya penggunaan ASI booster di mana 71,8% ibu memiliki pengalaman konsumsi ASI booster selama siklus menyusui, namun hanya 48,2% yang saat ini masih menggunakan. Faktor predisposisi, seperti pengetahuan, sikap, kepercayaan, dan kebudayaan, menunjukkan mayoritas ibu mendukung penggunaan ASI booster. Berdasarkan faktor enabling, mayoritas ibu yang menggunakan ASI booster memiliki aksesibilitas terhadap sumber informasi, namun dukungan fasilitas maupun kebijakan di tempat kerja beberapa ibu bekerja menyusui pengguna ASI booster tidak tersedia. Selanjutnya, sejumlah ibu yang menggunakan ASI booster ditemukan mendapatkan dukungan netral dari keluarga, kerabat, serta tenaga kesehatan. Kesimpulan. Persentase konsumsi ASI booster oleh ibu menyusui pada wilayah kerja Puskesmas Kassi-kassi dapat dikatakan tinggi. Perlu adanya edukasi terkait ASI, terutama terkait volume ASI yang dibutuhkan serta kapasitas lambung bayi usia di bawah 6 bulan, baik untuk ibu menyusui maupun calon ibu.
Keyword : ASI booster, ibu menyusui, faktor perilaku kesehatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Breastfeeding booster, breastfeeding mothers, health behavioral. |
| Subjects: | Q Science > Q Science (General) |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kesehatan Masyarakat > Ilmu Gizi |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 15 Oct 2025 05:25 |
| Last Modified: | 15 Oct 2025 05:25 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49918 |
