Hubungan Jarak Thermal dan Salinity Front dengan Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger spp) di Perairan Selatan Selat Makassar = The Relationship Between the Distance of Thermal and Salinity Fronts and the Catch of Indian Mackerel (Rastrelliger spp) in the Southern Waters of the Makassar Strait


ARIF, MUH. (2025) Hubungan Jarak Thermal dan Salinity Front dengan Hasil Tangkapan Ikan Kembung (Rastrelliger spp) di Perairan Selatan Selat Makassar = The Relationship Between the Distance of Thermal and Salinity Fronts and the Catch of Indian Mackerel (Rastrelliger spp) in the Southern Waters of the Makassar Strait. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
L051211076-pvYRIZtV5nPbkj7g-20250508130600.jpg

Download (339kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
L051211076-1-2.pdf

Download (260kB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
L051211076-dp.pdf

Download (145kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
L051211076-fulllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 30 April 2027.

Download (3MB)

Abstract (Abstrak)

Latar Belakang. Ikan kembung (Rastrelliger spp) merupakan salah satu komoditas perikanan tangkap yang memiliki nilai ekonomis tinggi di Sulawesi Selatan. Selama empat tahun terakhir produksinya terus meningkat, dengan tren peningkatan ini maka sangat diperlukan pemahaman terkait Daerah Penangkapan Ikan (DPI) yang potensial. Thermal dan salinity front diduga menjadi daerah yang subur dan kaya akan nutrien untuk para ikan pelagis. Tujuan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi hubungan jarak thermal front dan salinity front dengan hasil tangkapan ikan kembung di perairan selatan Selat Makassar. Metode. Metode pengambilan data dilakukan dengan dua cara yaitu secara in-situ (pengambilan data secara langsung berupa titik tangkapan dan hasil tangkapan ikan), sedangkan ex-situ (pengambilan data dengan penginderaan jauh berupa suhu permukaan laut dan salinitas, resolusi spasial dan temporal masing-masing 4 km, 8 km dan data bulanan). Thermal front dan salinity front dideteksi menggunakan algoritma Single Image Edge Detection (SIED), dan jarak dari setiap titik tangkapan ke front terdekat dihitung dalam ArcGIS 10.8. Data kemudian dianalisis menggunakan model statistik Generalized Additive Model (GAM). Hasil. Hasil penelitian menunjukan bahwa kedua front terdeteksi di setiap bulan (Agustus–Oktober). Jarak optimum thermal front dengan sebaran penangkapan berada pada 0-20 km dan hasil tangkapan tertinggi terjadi pada jarak 5-10 km dengan gradien horizontal 0,1-0,5°C. sementara itu jarak antara salinity front dengan sebaran penangkapan berada pada kisaran 0-60 km dan tangkapan tertinggi terjadi pada jarak 0-10 km dengan gradien horizontal 0,01-0,03 psu. Kesimpulan. Kami memprediksi bahwa distribusi ikan kembung di perairan Selatan Selat Makassar memiliki hubungan positif dengan thermal front dan salinity front.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Mackerel, SST, Salinity, Front Detection, GAM, Makassar Strait
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2025 05:10
Last Modified: 26 Sep 2025 05:10
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49860

Actions (login required)

View Item
View Item