DAMPAK OBJEK WISATA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR DI PANTAI BIRU KOTA MAKASSAR = THE IMPACT OF TOURIST ATTRACTIONS ON THE INCOME OF COASTAL COMMUNITIES IN THE BLUE COAST OF MAKASSAR CITY


ASTOMO, ALISYA REGGINA PUTRI (2025) DAMPAK OBJEK WISATA TERHADAP PENDAPATAN MASYARAKAT PESISIR DI PANTAI BIRU KOTA MAKASSAR = THE IMPACT OF TOURIST ATTRACTIONS ON THE INCOME OF COASTAL COMMUNITIES IN THE BLUE COAST OF MAKASSAR CITY. Skripsi thesis, Universitas Hasanuddin.

[thumbnail of cover]
Preview
Image (cover)
L041211017-mECskUuVJeDXKrnb-20250509002434.jpg

Download (90kB) | Preview
[thumbnail of bab 1-2] Text (bab 1-2)
L041211017-1-2.pdf

Download (2MB)
[thumbnail of dapus] Text (dapus)
L041211017-dp.pdf

Download (413kB)
[thumbnail of full text] Text (full text)
L041211017-fullllll.pdf
Restricted to Repository staff only until 28 April 2027.

Download (11MB)

Abstract (Abstrak)

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak objek wisata Pantai Biru terhadap pendapatan rumah tangga masyarakat pesisir di Kota Makassar. Sebagai destinasi wisata yang berkembang, Pantai Biru menciptakan peluang ekonomi baru bagi masyarakat yang sebelumnya bergantung pada sektor perikanan. Penelitian ini menggunakan metode Jenis penelitian yang dilakukan bersifat kualitatif dan Kuantitatif. Pendekatan kualitatif yang digunakan untuk mengungkapkan suatu keadaan maupun suatu objek dalam konteksnya, atau pemahaman yang mendalam tentang sesuatu masalah yang dihadapi dan diungkapakan dalam bentuk data kualitatif berupa gambar, kata, dan lain-lain. Penelitian kuantitatif menggunakan analisis skala likert untuk menggali persepsi informan terhadap fenomena yang dijadikan permasalahan penelitian. Skala likert digunakan untuk mengukur sikap, pendapat dan persepsi seseorang Informan penelitian terdiri dari 30 orang yang meliputi nelayan, pedagang, dan pekerja wisata yang terdampak langsung oleh keberadaan objek wisata ini. Mayoritas masyarakat yang sebelumnya hanya bekerja sebagai nelayan kini mengembangkan usaha tambahan, seperti penyewaan gazebo, warung makan, jasa bakar ikan, serta layanan rekreasi air. Namun, penelitian juga menemukan tantangan yang dihadapi masyarakat, termasuk fluktuasi pendapatan akibat musim wisata, persaingan usaha yang semakin ketat, serta keterbatasan infrastruktur dan fasilitas pendukung yang dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa keberadaan objek wisata Pantai Biru memberikan dampak ekonomi yang signifikan dan positif terhadap masyarakat pesisir. Namun, agar manfaat yang diperoleh lebih berkelanjutan, diperlukan strategi pengelolaan wisata yang lebih optimal, termasuk peningkatan fasilitas umum, pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan wisata, serta kebijakan pemerintah yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal tanpa mengesampingkan aspek keberlanjutan lingkungan. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemerintah daerah, pengelola wisata, serta akademisi dalam upaya mengembangkan sektor pariwisata berbasis masyarakat secara lebih inklusif dan berkelanjutan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: : tourist attractions, household income, coastal communities, economic impacts.
Subjects: S Agriculture > SH Aquaculture. Fisheries. Angling
Divisions (Program Studi): Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan > Agrobisnis Perikanan
Depositing User: Unnamed user with username pkl2
Date Deposited: 26 Sep 2025 02:47
Last Modified: 26 Sep 2025 02:47
URI: http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49835

Actions (login required)

View Item
View Item