LOLONGAN, CALVARICA LUN (2025) HUBUNGAN KADAR INTERLEUKIN-4 (IL-4) DAN IMUNOGLOBULIN E (IgE) DENGAN ALLERGIC TRANSFUSION REACTION (ATR) = CORRELATION OF INTERLEUKIN-4 (IL-4) AND IMMUNOGLOBULIN E (IgE) LEVELS WITH ALLERGIC TRANSFUSION REACTION (ATR). Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C085211002-Cover.jpeg
Download (101kB) | Preview
C085211002-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (435kB)
C085211002-dp(FILEminimizer).pdf
Download (164kB)
C085211002-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 3 January 2027.
Download (1MB)
Abstract (Abstrak)
Latar Belakang. Reaksi transfusi adalah kejadian tidak diinginkan yang terjadi saat seseorang menerima transfusi darah dengan berbagai komponennya. Allergic transfusion reaction merupakan komplikasi yang dapat terjadi pada pasien yang menerima transfusi darah. Kadar IL-4 dan IgE diduga berperan dalam patogenesis ATR. Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar IL-4 dan IgE pada pasien yang mengalami ATR. Metode. Studi cross-sectional pada 52 pasien yang terdiri dari 26 sampel ATR dan 26 sampel kontrol, periode September– Desember 2024. Kadar IL-4 dan IgE diukur menggunakan metode ELISA. Analisis data dilakukan dengan uji statistik yang sesuai. Hasil. Subjek penelitian didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (28 orang). Kadar IL-4 ditemukan lebih tinggi pada kelompok ATR, namun tidak bermakna (p=0,141). Ditemukan perbedaan bermakna kadar IgE pada kelompok ATR dan kontrol (p<0,05). Kadar IL-4 ditemukan lebih tinggi pada pasien ATR derajat sedang dibandingkan derajat ringan, namun tidak bermakna (p=0,644). Kadar IgE ditemukan lebih tinggi pada pasien ATR derajat sedang dibandingkan derajat ringan, namun tidak bermakna (p=0,765). Kadar IL-4 ditemukan lebih tinggi pada pasien ATR yang menerima produk TC, namun tidak bermakna (p=0,467). Kadar IgE ditemukan lebih tinggi pada pasien ATR yang menerima produk TC, namun tidak bermakna (p=0,998). Kadar IL-4 tidak berkorelasi dengan IgE (p>0,05). Kesimpulan. Ditemukan peningkatan kadar IL-4 pada kelompok ATR dibandingkan dengan kelompok kontrol namun tidak bermakna. Ditemukan perbedaan bermakna kadar IgE pada kelompok ATR dan kontrol. Tidak ditemukan korelasi antara kadar IL-4 dan IgE pada kelompok ATR dan kontrol. Interleukin-4 tidak dapat digunakan sebagai penanda terjadinya ATR. Imunoglobulin E dapat digunakan sebagai penanda terjadinya ATR, namun tidak dapat menentukan derajat reaksi ATR.
Keyword : Reaksi Transfusi, Allergic Transfusion Reaction, IL-4, IgE.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Transfusion Reaction, Allergic Transfusion Reaction, IL-4, IgE. |
| Subjects: | R Medicine > RB Pathology |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Patologi Klinik |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 24 Sep 2025 01:54 |
| Last Modified: | 24 Sep 2025 01:54 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49756 |
