PRATIWI, ANDI PUDYA HANUM (2025) ANALISIS VASKULOPATI DAN NEUROPATI PADA PASIEN DENGAN KAKI DIABETIK TERINFEKSI = ANALYSIS OF VASCULOPATHY AND NEUROPATHY IN PATIENTS WITH DIABETIC FOOT INFECTION. Thesis thesis, Universitas Hasanuddin.
C015202019-Cover.jpeg
Download (46kB) | Preview
C015202019-1-2(FILEminimizer).pdf
Download (209kB)
C015202019-dp(FILEminimizer).pdf
Download (93kB)
C015202019-full(FILEminimizer).pdf
Restricted to Repository staff only until 24 January 2027.
Download (724kB)
Abstract (Abstrak)
Latar belakang: Kaki diabetik merupakan komplikasi yang dialami oleh kurang lebih 15% pasien dengan diabetes mellitus (DM) dan sering kali disertai penyulit infeksi. Komplikasi ini memberikan kontribusi signifikan terhadap tingginya morbiditas dan mortalitas pada pasien DM. Sejumlah penelitian mengemukakan bahwa vaskulopati dan neuropati sebagai faktor risiko signifikan terhadap perkembangan kaki diabetik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui vaskulopati dan neuropati pada kaki diabetik terinfeksi. Metode: Penelitian ini melibatkan 99 subjek yang didiagnosis dengan DM. Subjek dibagi ke dalam tiga kelompok: pasien tanpa kaki diabetik, pasien dengan kaki diabetik tidak terinfeksi, dan pasien dengan kaki diabetik terinfeksi. Vaskulopati dinilai dengan menggunakan ankle-brachial index yang diukur dengan perangkat Doppler portabel. Neuropati dievaluasi dengan menggunakan monofilamen Semmes-Weinstein 5.07 (10 g). Hasil: Kejadian vaskulopati secara signifikan didapatkan lebih tinggi pada pasien dengan kaki diabetik terinfeksi (84,8%) dibandingkan dengan kaki diabetik tidak terinfeksi (66,7%) dan tanpa kaki diabetik (15,2%) (p<0,001). Demikian pula dengan kejadian neuropati paling banyak ditemukan pada pasien dengan kaki diabetik terinfeksi (93,9%) (p<0,001). Koeksistensi kejadian vaskulopati dan neuropati didapatkan tertinggi pada pasien dengan kaki diabetik terinfeksi, dengan 78,8% subjek menunjukkan mengalami kedua kondisi tersebut, diikuti oleh pasien dengan kaki diabetik tidak terinfeksi (54,5%), dan hanya 6,1% pasien tanpa kaki diabetik yang mengalami vaskulopati dan neuropati secara bersamaan (p< 0,001). Kesimpulan: Vaskulopati dan neuropati didapatkan paling banyak pada pasien dengan kaki diabetik terinfeksi, dibandingkan dengan kaki diabetik tidak terinfeksi atau tanpa kaki diabetik.
Keyword : infeksi kaki diabetik, vaskulopati, neuropati.
| Item Type: | Thesis (Thesis) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetic foot infection, vasculopathy, neuropathy. |
| Subjects: | R Medicine > RC Internal medicine |
| Divisions (Program Studi): | Fakultas Kedokteran > PPDS Ilmu Penyakit Dalam |
| Depositing User: | Rasman |
| Date Deposited: | 22 Sep 2025 07:17 |
| Last Modified: | 22 Sep 2025 07:17 |
| URI: | http://repository.unhas.ac.id:443/id/eprint/49678 |
